Tragis! Balita Ini Tewas Dilindas Tronton di Gempol, Ayah-Ibunya Alami Luka-Luka


SURATKABAR.ID – Hidup memang penuh dengan hal tak terduga, musibah bisa terjadi kapan saja. Seperti yang dialami pasangan Khoirul Anwar (40) bersama istrinya Susiati Erna (37). Pada Jumat (8/12/2017), pasutri ini berniat berkunjung ke rumah saudaranya untuk silaturahmi. Pasutri asal Dusun Jurang Pelen, Bulusari, Kecamatan Gempol itu mengalami kecelakaan yang secara tragis justru merenggut nyawa anak mereka yang masih balita, Feri Dafian (5).

Melansir laporan JawaPos.com, Sabtu (9/12/2017), mereka kecelakaan saat akan berpindah jalur di ruas jalan nasional jurusan Malang-Surabaya, depan pabrik sepatu, Dusun Warurejo, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol. Motor mereka tertabrak tronton yang berjalan searah. Celakanya lagi, Feri terjatuh di lokasi tepat di depan ban tronton. Akibatnya, balita malang tersebut terlindas di bagian kepala dan tewas seketika di lokasi kejadian.

Berdasarkan pantauan tim wartawan, insiden mengenaskan tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 malam. Malam itu, keluarga kecil tersebut hendak berkunjung ke Porong, Kabupaten Sidoarjo. Mereka membawa serta Feri dengan mengendarai motor Honda Beat dengan nomor polisi N 4134 TAC.

“Sebelum tikungan di Kejapanan pada saat posisi jalan lurus dari selatan ke utara, motor diketahui pindah jalur dari lajur lambat ke cepat. Saat itulah motor mereka langsung tertabrak tronton dari belakang posisi berjalan di lajur cepat,” ungkap Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu Agus Purwanto.

Baca juga: Ganas! Difteri Menyerang, Lima Orang Tewas di Tangerang

Sementara itu, tronton yang menabrak mereka bernomor polisi AE 8117 FB. Tronton tersebut dikemudikan Suwoto (48), asal Sidotopo, Kota Surabaya.

Tak hanya bayi malangnya saja yang menjadi korban. Kondisi orangtuanya pun ikut terluka. Ayahnya mengalami patah kaki kanan, sedangkan kaki kirinya lecet. Ibunya, mengalami luka-luka di kaki kiri. Feri anak mereka yang meninggal di lokasi kejadian juga mengalami luka pada sobekan pada tangan kirinya. Namun yang paling parah adalah bagian kepalanya yang pecah akibat terlindas ban.

Semua korban langsung dievakuasi oetugas lantas polsek setempat ke RS Bhayangkara, Pusdik Gasum, Porong.

“Dua korban masih selamat dan hanya luka-luka, adalah pasangan suami istri. Satu lainnya, balita merupakan putra dari pasangan suami istri tersebut meninggal,” lanjutnya.

Kecelakaan maut ini juga menimbulkan kerugian materiil. yakni, motor Honda Beat rusak, bodi depan ringsek, lampu depan pecah dan spion kirinya juga pecah.  Sedangkan trontonnya hanya rusak bemper di bagian depan sebelah kiri.

Selepas insiden kecelakaan, kedua kendaraan bermotor tersebut diamankan petugas lantas Polsek Gempol di poslantas setempat.

Baca juga: Diperebutkan! Uang Rp 300 Juta yang Dicuri dari Fortuner Berserakan di Jalan, Polisi Minta Warga Kembalikan

“Penyidikan insiden kecelakaan dalam proses, ditangani unit laka Satlantas Polres Pasuruan. Kami hanya sebatas penanganan awal setelah kejadian, sekaligus mengamankan barang buktinya,” demikian pungkas Agus.