Bu Risma Keluarkan Perintah, Nantinya PNS Surabaya Bakal Begini


    SURATKABAR.ID – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharani memerintahkan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di sana untuk menggunakan sepeda sebagai alat transportasi ke kantornya. Untuk mewujudkan hal itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M Fikser mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah menyiapkan terkait dengan perintah menggunakan sepeda tersebut. Nantinya,kata M Fikser, surat edaran tersebut akan dibagikan kepada seluruh PNS pada Jumat (22/9/2017).

    “Sekarang kita sedang menyiapkan SE-nya (surat edaran), nanti jumat diedarkan. Nantinya untuk pertama kali diterapkan oleh Bu Wali pada tanggal 29 September 2017. Ibu dari rumah ke tempat kerja pakai sepeda,” kata M Fikser saat ditemui di Humas Pemkot Surabaya, Rabu (20/9/2017), dilansir dari laman jpnn.com.

    Perintah atau kewajiban menggunakan sepeda ke tempat kerja itu, lanjut M Fikser, akan berlaku bagi semua PNS di Kota Surabaya, termasuk guru sekalipun. Kewajiban tersebut menurutnya akan membuat PNS di lingkungan pemerintahan akan menjadi sehat. Selain itu tentu hal ini juga akan berdampak baik bagi lingkungan. Menggunakan sepeda ke kantor berkontribusi juga untuk mengurangi polusi di Kota Surabaya, imbuhnya.

    Baca Juga: Polisi Kantongi Bukti Foto Keterlibatan Tokoh Parpol dalam Sindikat Saracen. Siapa?

    “Nah untuk yang di sekitar balai kota, telah disediakan parkirnya di sekitar Taman Surya. Ada juga yang lain bias parkir di tempat seperti biasanya karena kendaraan bermotor digantikan sepeda angin,” papar M Fikser

    Lebih lanjut M Fikser menjelaskan bahwa nantinya, untuk mengurangi bau badan karena keringat hasil menggoes sepeda ke kantor, pihak Pemkot Surabaya pun tentu member izin bagi para PNS-nya mengenakan baju bebas terlebih dahulu. Setelah dipersilakan, baru ganti baju sebagaimana biasa.

    “Dengan ini, nantinya Surabaya bias dijadikan percontohan daerah lain di Indonesia. Untuk teknis diberlakukan sebulan sekali, ke  depannya bias dirutinkan sambil berjalan program ini dulu,” pungkas M Fikser.