Terancam! Dikenai Sanksi oleh PBB, Korea Utara Akan Serang Jepang dan Amerika


    SURATKABAR.ID – Negara pimpinan Kim Jong-un, Korea Utara, kembali menggegerkan dunia. Pasalnya, Korut mengancam akan membom Jepang dengan nuklir dan menghancurkan Amerika Serikat menjadi “abu dan kegelapan” karena mendorong Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menjatuhkan sanksi pada mereka.

    “Japan tidak perlu lagi ada di sekitar kita. Keempat pulau di Jepang seharusnya ditenggelamkan dengan bom nuklir Juche (ideologi Korut),” demikian disampaikan kantor berita Korut KCNA yang mengutip pernyataan Korea Asia-Pacific Peace Committee, Kamis (14/9/2017), mengutip reportase BeritaSatu.com.

    “Jepang tampaknya belum menyadari kemampuan rudal kami yang melewati wilayah Jepang baru-baru ini,” tukas seorang juru bicara Korea Asia-Pacific Peace Committee kepada KCNA.

    Sementara itu, Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga menilai pernyataan Korut tersebut sangatlah provokatif.

    Baca juga: MUI Anggap ‘Fight of God’ Tak Layak Untuk Masyarakat Indonesia

    “Jika Korut tidak mengubah haluan maka negara itu akan semakin terisolasi dari dunia. Melalui implementasi resolusi Dewan Keamanan PBB, komunitas internasional akan terus menekan Korut untuk mengubah kebijakannya,” tutur Suga.

    Tak hanya untuk Jepang, Korut pun melontarkan ancaman kepada AS.

    “Sekarang saatnya menghapus imperialis AS. Mari kita mobilisasi kekuatan yang sudah dipersiapkan selama ini,” demikian menurut Korea Asia-Pacific Peace Committee.

    “Korea Selatan adalah pasukan boneka, pengkhianat dan anjing peliharaan AS. Pengkhianat pro-AS seharusnya dihukum mati,” tulis sebuah pernyataan dari Korea Asia-Pacific Peace Committee.

    Sanksi PBB kepada Korut meliputi pembatasan impor minyak dan larangan ekspor tekstil oleh Korut, sebagai upaya menekan pasokan bahan bakar dan pendapatan yang dipakai membiayai program nuklirnya. Korut dijatuhkan sanksi setelah negara itu melakukan uji coba nuklir keenam. Sejauh ini uji coba nuklir keenam mereka merupakan yang terbesar.

    Juche

    Mengutip CNNIndonesia.com, badan Komisi Perdamaian Asia-Pasifik Korea, badan pemerintah Korut yang menangani propaganda dan hubungan luar negeri Badan itu juga menyerukan pembubaran Dewan Keamanan yang disebut sebagai “alat kejahatan” yang terdiri dari negara-negara yang disuap AS.

    “Keempat pulau di kepulauan [Jepang] mesti ditenggelamkan ke lautan menggunakan bom nuklir Juche. Kehadiran Jepang tidak lagi diperlukan bagi kami,” tandas komisi tersebut dalam laporan KCNA yang dilansir  Reuters, Kamis (14/9/2017).

    Juche sendiri merupakan ideologi Korea Utara yang mencampurkan Marxisme dan bentuk nasionalisme ekstrem yang digagas pendiri negara, Kim Il Sung, kakek dari pemimpin negara saat ini, Kim Jong-un.

    Baca juga: Inilah Deretan Sepatu Mahal Para Artis, Harganya Bikin Pening

    Ketegangan regional meningkat signifikan sejak negari terisolasi itu melakukan uji coba nuklir untuk keenam kalinya pada 3 September 2017 lalu. Nuklir yang diledakkan saat itu juga menjadi yang terkuat sejauh ini.