FPI Ungkap Sikap Habib Rizieq Terkait Pertemuan GNPF MUI dengan Jokowi


SURATKABAR.ID – Front Pembela Islam (FPI) menyatakan jika pimpinan mereka, Habib Rizieq Shihab sejak semula ingin Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir dalam konferensi pers di Aula AQL Islamic Center, Tebet, Jakara Selatan, Selasa (27/6/2017) juga menyatakan jika pertemuannya dengan Presiden Jokowi juga telah dikomunikasikan dengan Habib Rizieq.

“Pertemuan itu kami koordinasikan dengan Habib Rizieq. Jadi apa yang kami lakukan ini bukannya jalan sendiri-sendiri. Terus berkoordinasi,” ujar Bachtiar, dikutip dari kompas.com.

Ahmad Sobri Lubis, salah satu pimpinan FPI yang juga turut hadir dalam konferensi pers juga menyatakan jika Habib Rizieq merasa bersyukur GNPF MUI akhirnya bisa melakukan pertemuan dengan Presiden.

Baca Juga: Setelah GNPF MUI Bertemu Jokowi, Begini Sikap Polisi Terhadap Kasus Habib Rizieq

“Karena itu sebenarnya program yang diharapkan Habib Rizieq sejak awal,” ujar Sobri.

Ia menegaskan jika Habib Rizieq memang punya sangat mengedepankan jalan dialog.

“Ini memang karakter Habib Rizieq, selalu mengedepankan dialog. Sebelum ada ribut-ribut, pokoknya upayakan dulu itu dialog. Itu karakter Habib Rizieq sejak 20 tahun lalu yang sampai sekarang tidak berubah,” lanjut dia.

Habib Rizieq sendiri saat ini masih di Arab Saudi dan berstatus sebagai buronan pada kasus percakapan mesra lewat whatsapp. Ia dituding telah melakukan obrolan yang tak senonoh dengan seorang wanita cantik bersama Firza Husein.

Sebelumnya, GNPF MUI yang diwakili oleh Dewan Pengawas Yusuf Muhammad Martak, Ketua Bachtiar Nasir, Wakil Ketua Zaitun Rusmin, juru bicara sekaligus tim advokasi Kapitra Ampera serta pengurus lainnya, yakni Habib Muchsin serta Muhammad Lutfi Hakim bertemu dengan Presiden Jokowi pada Minggu (25/6/2017), tepat di hari raya Idul Fitri.

Sementara itu, Presiden Jokowi saat bertemu dengan GNPF MUI didampingi oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaGNPF: Presiden Jokowi akui hanya akan dengarkan nasihat dari ulama
Berita berikutnyaPercaya Tahayul, Wanita Cina Lempar Koin ke Mesin Pesawat. Akhirnya Ini yang Terjadi