Nazi Menyimpan Kereta Emas di Polandia. Benarkah? Cek Ini!


jalur-kereta-kereta-walbrzych_20150828_072355

Perang Dunia Kedua memiliki banyak misteri yang memang belum terpecahkan sampai sekarang, seperti nazi yang konon katanya memiliki beberapa harta karun yang tersimpan di berbagai negara.

Konon, pada detik-detik akhir menjelang kekalahan Jerman dalam Perang Dunia II, ketika dari timur Tentara Merah Rusia dan dari arah barat Tentara Sekutu terus menjepit posisi loyalis Nazi, satu rangkaian kereta berangkat dari Kota Breslau (kini Wroclaw, Polandia) menuju Waldenburg (kini WaƂbrzych, Polandia). Kedua kota ini hanya berjarak sekitar 60 kilometer.

Tak rela timbunan emasnya dirampas Sekutu dan Tentara Merah, para pejabat Nazi berniat menyembunyikannya. Kereta dari Breslau ini mengangkut batangan-batangan emas hasil rampasan tentara Nazi dari negara-negara Eropa Timur. Tapi, sejak hari itu, kereta emas Nazi ini tak terdengar lagi kabarnya.

Seperti dikutip Douglas Botting dan Ian Sayer dalam bukunya, Nazi Gold: The Sensational Story of the World’s Greatest Robbery, dari Bank Nasional Hungaria saja, Reichsbank mengeruk emas senilai US$ 32,2 juta (kurang-lebih setara dengan US$ 550 juta atau Rp 7,5 triliun hari ini) dan US$ 2,5 juta (setara dengan US$ 42,7 juta atau Rp 585 miliar hari ini) dari Bank Sentral Republik Cek.

Total nilai emas yang dirampas tentara Nazi selama Perang Dunia II ditaksir sekitar US$ 772 juta, setara dengan US$ 13,2 miliar atau Rp 180 triliun hari ini. Setiap emas yang dirampas kemudian dicairkan, dicetak ulang dan diberi stempel RB, Reichsbank, dengan lambang elang.

Tak cuma menimbun emas rampasan dari bank sentral, Reichsbank bekerja sama dengan Schutzstaffel (SS), unit paramiliter Nazi juga mengumpulkan segala macam harta rampasan dari para tawanan di kamp konsentrasi, mulai gigi palsu emas hingga koin emas. Ratusan ton emas yang dikumpulkan tentara Nazi sebagian jatuh ke tangan pasukan Sekutu kala perang berakhir.

Sebagian penduduk Walbrzych percaya, gerbong-gerbong yang mengangkut 300 ton emas dan harta rampasan Nazi itu disembunyikan di bekas lorong-lorong kereta bawah tanah tak jauh dari Kastil Ksiaz di kota tersebut. Eduard Wawrzyszko, penunggu Kastil Ksiaz, menuturkan, bos besar Nazi, Adolf Hitler, pernah singgah ke kastil itu pada 1943. Tak jelas untuk kepentingan apa, Hitler memerintahkan anak buahnya membangun jaringan terowongan kereta bawah tanah di sekitar Kastil Ksiaz. Tapi, hingga perang usai, proyek ini belum tuntas.

Lanjut ke halaman selanjutnya >>


1
2
BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaWow! PNS dan Pelajar Daerah Ini Boleh Libur Saat Ibunya Ulang Tahun
Berita berikutnyaLeher Sakit Saat Bangun Tidur. Benarkah Salah Bantal? Cek Penjelasannya Ini!