Chatting Pakai Emoticon Standar Saja? Kuno! Coba Gunakan Aplikasi Buatan Lightrick Ini!


    © mashable.com

    SURATKABAR.ID – Jika sedang melakukan chatting baik melalui perangkat mobile atau komputer, tentunya ada saja kalanya Anda menggunakan emoji atau emoticon sebagai penegas atau warna dari percakapan tersebut.

    Rata-rata emoticon, smiley atau emoji yang sekarang ini beredar adalah diambilkan dari karakter kartun atau juga orang-orang terkenal saja, tetapi bagaimana jika emoji tersebut adalah wajah atau foto Anda sendiri? Tentunya akan semakin lucu dan mengasikkan, bukan?

    Nah, terispirasi dari penggunaan wajah sendiri sebagai emoji atau emoticon, ada satu aplikasi buatan Lightrick bernama Memoji yang memungkinkan Anda untuk menjadikan foto diri menjadi sebuah emoji klasik.

    Dengan aplikasi ini, Anda dapat menggunakan foto diri sendiri yang memperlihatkan berbagai ekspresi, seperti menangis, tertawa, marah, kesal dan lain-lain sebagai tambahan untuk chatting.

    Secara resmi, Lightrick merilis aplikasi bernama Memoji tersebut pada hari Jumat (31/3/2017) kemarin. Dengan menggunakan Memoji, maka foto diri yang diambil langsung dengan menggunakan kamera pada perangkat mobile atau yang sudah tersimpan sebelumnya di Gallery dapat diedit dan digunakan sebagai emoticon atau emoji dengan mudah.

    Bahkan Anda dapat mengedit foto wajah sendiri tersebut menjadi lucu, seperti membengkokkan awah wajah, memancungkan mulut sampai dengan menambahkan gambar-gambar lainnya.

    “Emoji telah menjadi bagian dari percakapan sehari-hari dan memandu cara kita chatting dan berbagi emosi kita, tapi jangkauan keseluruhan dan dampak teknologi penting ini terbatas,” jelas Nir Pochter, Kepala Pemasaran Lightricks, seperti yang dikutip dari Mashable.com (2/4/2017).

    “Sebagai penikmat emoji, kami tahu bahwa ada banyak orang menginginkan lebih dan kami menyediakan cara khusus untuk melakukannya. Jika banyak perusahaan lainnya sibuk mengembangkan dan menciptakan teknologi berbasis AI, seperti kendaraan otonom dan analisis data, kami justru ingin mengajak semua orang terikat secara emosi melalui perangkat canggih dalam emoji,” lanjutnya.