Di Masa Depan, Setiap Orang Tidak Perlu Mobil karena Sudah Memakai Jetpack


© newatlas.com

SURATKABAR.IDTeknologi selalu membawa perubahan yang signifikan terhadap perkembangan zaman. Bahkan banyak yang menyebutkan bahwa teknologi adalah parameter kemajuan suatu peradaban, karena teknologi dapat membawa manusia primitif menjadi lebih modern.

Banyak sekali ilmuwan dan teknisi yang selalu melakukan kerjasama dalam melakukan perkembangan teknologi, salah satunya adalah CEO Jetpack Aviation, David Mayman yang memiliki visi untuk dapat merubah transportasi pribadi manusia menjadi sebuah jetpack.

“Suatu saat kita akan menggunakan alat tranportasi ini (jatpack) di masa depan, meski tidak memiliki lisensi pilot, dalam waktu 10 tahun atau 20 tahun ke depan,” ujar Mayman, seperti yang dilansir dari NewAtlas.com (27/032017).

Jetpack adalah sebuah mesin terbang tunggal yang hanya dapat digunakan oleh satu orang dan biasanya menggunakan mesin jet ataupun lainnya yang digunakan di bagian punggung. Jetpack milik Maymen ini tidak menggunakan tenaga jet tapi menggunakan baling-baling, di mana baling-baling tersebut dapat mendorong hingga ke atas.

Maymen menggunakan konsep VTOL (Vertikal Take-Off and Landing) dalam pembuatan jatpacknya, yaitu kemamuan untuk lepas landas dan pendaratan secara vertikal.

Jetpack Aviation telah merancang prototipe dari jetpack JB-10 yang bertenaga turbin dan JB-12 yang bertenaga baterai, tapi sayangnya Mayman mengatakan jika mdel dengan baterai tersebut untuk saat ini belum mampu menjadi tenaga utama dari alat transportasi modern ciptaannya itu. Tapi Maymen selalu optimis dengan visinya, mengingat pertumbuhan teknologi yang selalu mengalami peningkatan, khususnya teknologi baterai.

Perusahaan ini sekarang tengah mengumpulkan dana untuk menyelesaikan JB-12 dan JB-11 yang bertenaga enam mesin turbin. Para investor hanya perlu mengeluarkan saham sebesar USD 20.000 atau setara Rp 267 juta dan mereka sudah dapat mencoba Jetpack JB-10.

Jetpack milik David Maymen memang belum sepenuhnya dapat digunakan, tapi dia selalu optimis dengan adanya kemajuan teknologi, dia bisa menciptakan jalur tranportasi tanpa hambatan di langit.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaUsai Nyepi, Tradisi Ciuman Ini Ramaikan Bali
Berita berikutnyaBelanja di Amazon Go, Anda Langsung dapat Bawa Pulang Belanjaan Tanpa Membayar di Kasir