Memprihatinkan, Begini Kondisi Terakhir Sopir Ojek Online yang Ditabrak Angkot di Tangerang


SURATKABAR.ID – Ichtiyarul Jamil (21), sopir GrabBike yang ditabrak pengemudi angkot berinisial SBH (22) di Kota Tangerang, Rabu (8/3/2017) lalu, masih belum sadar dari koma.

Saksi mata mengatakan, Jamil ditabrak SBH dengan kecepatan tinggi dari belakang hingga terpental beberapa meter ke depan. Hal tersebut terjadi sewaktu bentrok sopir angkot dengan pengojek online berlangsung di Tangerang pada hari yang sama. Demikian sebagaimana diwartakan dalam Tribun.

“Kondisi Jamil hari ini masih koma, belum banyak perubahan meski sudah jauh membaik dari hari sebelumnya,” jelas Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, melalui pesan singkat kepada media, Sabtu (18/3/2017) siang.

Disebutkan Ridzki, Jamil masih dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Jamil mendapat penanganan medis dari dokter spesialis setelah sebelumnya dinyatakan mengalami luka berupa pendarahan di bagian kepalanya.

Baca juga: Tabrak Pengemudi GrabBike, Sopir Angkot Ini Terancam Hukuman Mati

Menyangkut biaya pengobatan korban, Ridzki memastikan pihak Jamil maupun keluarga dibebaskan dari biaya. Hal itu dikarenakan adanya asuransi dari GrabBike yang menanggung seluruh biaya perawatan.

Insiden terjadi sewaktu bentrokan antara sopir angkot dan pengemudi ojek online di Tangerang tak terhindari minggu lalu, Rabu (8/3/2017). Sopir angkot dan pengemudi ojek online tersebut tak saling mengenal. Sopir angkot mengaku ia menabrak korban begitu saja lantaran kesal pendapatannya berkurang sejak persaingan dengan transportasi berbasis daring semakin ketat.

Sementara itu, atas perbuatannya tersebut, sopir angkot yang menabrak korban terancam akan dikenai hukuman mati.