Reputasi Samsung Ternyata Tak Sebanding dengan Keuntungan yang Diraupnya


SURATKABAR.ID – Tahun 2015 lalu bisa dikatakan jadi tahun terpuruk bagi Samsung, namun kabar terbaru tentang produk ini mengejutkan dunia.

Sebagai satu dari perusahaan terbesar dunia yang berbasis di Korea Selatan, Samsung seperti tidak pernah mengalami masa-masa terburuknya, terutama dalam hal finansial. Namun tahun lalu, Note 7 kurang mendapat sambutan baik dari para konsumen hingga beberapa bulan berselang. Hal serupa juga terjadi terhadap produk mesin cuci Samsung yang menuai banyak komplain.

Kabar mengejutkan muncul ketika Samsung mengabarkan keuntungan meningkat dalam kurun tiga tahun. Sayangnya, poling Reuters melaporkan bahwa reputasi Samsung dimata dunia tidak sebesar keuntungannya khususnya di Amerika.

Seperti laporan yang diturunkan Dilansir dari techcrunch.com, data Harris Poll yang menunjukkan penurunan drastis sebanyak 7 tingkat dibandingkan dengan perusahaan saingan yang berada dirangking 1 untuk Amazon, Apple di rangking 5, dan Google di rangking 8.

Pada poling yang dilakukan diakhir November dan pertengahan Desember 2015 lalu, 30.000 responden kalangan dewasa dilibatkan. Pertanyaan seputar bermacam merk diajukan terkait dengan tanggungjawab sosial, kepemimpinan, lingkungan kerja, kinerja finansial, produk dan pelayanan, serta daya tarik secara emosional.

Samsung tidak tinggal diam setelah survei ini dilakukan. Pihaknya mengambil langkah untuk menarik kembali minat para konsumen, seperti mengajukan permintaan maaf terhadap bencana yang menimpa pelanggan pada produk Note 7 dan berjanji hal tersebut tidak akan terulang sejak survei ini dilakukan.

Bagaimana menurut Anda, apakah Samsung memiliki reputasi yang cukup baik?