Pak Haryanto, 37 Tahun Keliling Dunia Demi Badminton Indonesia


SURATKABAR.ID – Haryanto mungkin memang sangat asing di telinga masyarakat Indonesia. Padahal, dia telah 37 tahun berkeliling dunia untuk mendukung tim badminton alias bulutangkis Indonesia di kancah internasional.

Ketika ditanya kenapa dia rela berkeliling dunia untuk jadi suporter ketika atlet Indonesia tengah bertanding di luar negeri jawabannya sungguh mengejutkan.

“Saya jadi suporter ini yang pertama demi negara, yang kedua demi bangsa Indonesia, yang ketiga baru karena saya cinta bulutangkus,” tuturnya, dilansir badmintonindonesia.org.

Untuk membiayai perjalanannya berkeliling dunia dan menjadi suporter setia, pria yang lahir pada 1 Desember 1964 ini memiliki penghasilan dari usahanya di Malaysia.

Meski begitu, tak hanya mendukung ketika Indonesia bertanding di Malaysia, Haryanto juga telah menyambangi sejumlah negara di Asia dan dua kali ke Eropa. Haryanto juga mengaku dia pernah dibantu oleh PBSI, terutama ketika di babak akhir dan dirinya telah kehabisan tiket.

Baca juga: BJ Habibie Jadi Muslim Paling Cerdas di Dunia yang Masih Hidup

Selama 37 tahun menjadi suporter setia, Haryanto telah merasakan pahit manisnya mendukung Indonesia di negeri orang. Ia mengaku pernah diusir oleh pihak keamanan stadion serta dihina dan dimaki oleh suporter dari negara lain.

Bahkan, ketika mendukung Indonesia dalam Piala Thomas-Uber 2016 silam di Kunshan, China, ia sempat tidur di pelataran toko karena tak bisa pergi ke penginapan. Hal ini karena tak banyak supir taksi yang mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

Ketika mendukung Indonesia, Haryanto tak pernah melupakan beragam atribut untuk mendukung aksinya. Bahkan, untuk satu turnamen, ia bisa membawa lebih dari dua koper yang isinya atribut suporter.

Meski telah 37 tahun melanglang buana, Haryanto mengaku masih menyimpan sedikit ketakutan dalam hatinya.

“Saya ke mana-mana selalu berangkat sendiri, nanti di negara yang di tuju biasanya gabung sama teman-teman pendukung di sana. Kadang ada ketakutan juga, kalau kenapa-napa, apakah pemerintah mau membantu saya. Paspor sih selalu saya bawa ke mana-mana. Kalau saya kenapa-napa, saya cuma kasihan sama anak istri saya yang menunggu di rumah,” ungkapnya.

Baca juga: Freeport Ancam Pecat 30 Ribu Karyawannya Jika Pemerintah…

Sebelumnya, dalam acara Pelatnas Cipayung 2016 silam, PP PBSI memberikan apresiasi atas dukungan Haryanto untuk tim badminton Indonesia selama ini.