Miris, Akibat Kelakuan Ibunya, Bocah 10 Bulan Harus Rasakan Dinginnya Penjara


ilustrasi

SURATKABAR.ID – Seorang ibu harusnya menjadi pelindung bagi anaknya. Namun, seorang bayi berusia 10 bulan harus merasakan dinginnya hotel prodeo karena tindakan tak terpuji yang dilakukan oleh ibunya.

Bocah lelaki itu terpaksa harus ikut serta mendekam di penjara karena tak bisa pisah dari ibunya, RS (35).

RS yang merupakan warga salah satu desa di Bone, Sulawesi Selatan, ini tengah menjalani hukuman di Lapas Kelas IIA Watampone, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tanete Riattang Timur, karena pencurian yang dilakukanya.

Ia pun memohon kepada pihak lapas agar diizinkan membawa serta sang anak yang masih menyusu dan tak ada yang merawatnya jika ditinggal dirumah.

“Anak saya juga bersama saya di lapas karena tidak ada jagai di rumah dan dia masih menyusu,” tutur Rismaya seperti dilansir tribunnews.com.

Ia bahkan sampai mengemis untuk mendapatkan izin membawa anaknya. Utungnya, pihak lapas memberikan izin.

“Saya mengemis kepada pihak lapas agar anak saya juga masih menyusui, untungnya diizinkan,” lanjutnya.

RS menuturkan, suaminya saat ini juga tengah menjalani hukuman di hotel prodeo. Ia menjadi tahanan atas kasus kecelakaan lalu lintas. Sementara itu, keluarga lainnya, yakni kakek dan neneknya, menurut RS telah meninggal dunia.

Pengurus Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LPPA) Bone, Martina Madjid, mengungkapkan bahwa wanita ini telah dua kali terlibat kasus pencurian.

“Terdakwa pernah terlibat kasus yang sama, kita sudah bina tapi tidak mau berubah. Saat ini kami mau carikan solusi untuk anaknya,” jelas Martina.

Kini, Rismaya tengah menunggu keputusan hakim terkait kasusnya tersebut. Ia juga telah menjalani persidangan di Pengadilan Watampone, Jl. MT Haryono, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Selasa (27/12/2016).

Note: Redaksi memohon maaf, sebelumnya berita ini telah menampilkan wajah sang anak serta alamatnya.