Ini Alasan Dhani Mau Minta Maaf Kepada Wiranto


Hasil gambar untuk ahmad dhani

Penyanyi terkenal dan handal Indonesia, Ahmad Dhani menyampaikan bahwa dirinya berserta pasangannya telah memperoleh banyak dukungan dari berbagai partai untuk ikut berpartisipasi dalam Pilkada Kabupaten Bekasi 2017 mendatang. Rencananya, Ahmad Dhani akan maju sebagai calon bupati dan wakil bupati dalam pesta dekokrasi tersebut.

Dhani menyatakan dirinya sebegai bakal calon wakil bupati dan pasangannya, Sa’duddin telah mendapatkan dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra, dan Partai Demokrat.

Pada Minggu (19/9/2016), pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Kabupaten Bekasi, Sa’duddin-Ahmad Dhani telah resmi dideklarasikan bergabung dalam Pilkada 2017 mendatang.

Menurut informasi yang diperoleh, pendaftaran calon kepala daerah yang akan bersaing pada pilkada 2017 akan berlangsung antara 21 hingga 23 September 2016.

“Jadi. Antara 22 atau 23,” kata Dhani, Selasa (20/9/2016), dikutip dari newsjs.com

“Nomor satu, saya bisa dibilang simpatisan Prabowo. Tanpa saya bilang, orang juga sudah tahu saya simpatisan dan loyalis Prabowo. PKS dan Gerindra adalah sama-sama partai oposisi,” kata Ahmad Dhani kepada wartawan dalam deklarasinya.

Diketahui, bakal calon Bupati Sa’duddin diusung oleh PKS, sedangkan Ahmad Dhani sebagai bakal calon wakil bupati diusung Partai Gerindra.

“Kemarin kami udah deal dengan Demokrat, juga PKS, Demokrat, dan Gerindra. Sama Hanura sebenarnya, cuma saya harus minta maaf dulu sama Pak Wiranto,” kata Dhani saat dihubungi Kompas.com.

“Ya karena saya sempat menyebut Pak Wiranto berkhianat kan. Jadi saya harus minta maaf dulu,” kata Dhani.

Sebelumnya, Dhani pernah memberikan sindiran kepada Wiranto saat menghadiri peringatan Hari Kemerdekaan RI di daerah Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara pada Rabu, 17 Agustus 2016 lalu.

Pada saat itu, Ahmad Dhani menyindir langsung Wiranto dengan alasan ia telah mendukung dan mengusung Gubernur DKI petahana, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk maju lagi sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta 2017 nanti.

“Biarkan Golkar, Nasdem, mengusung Ahok, biarkan pengkhianat bersatu biar jelas tahun 2017 siapa pengkhianat, siapa yang mendukung rakyat. Biarkan Wiranto menulis sejarah dia, apakah prajurit atau pengkhianat. Kalau saya ketemu jenderal, saya akan bilang Wiranto pengkhianat,” jelas Dhani ketika itu.

Oleh karena itu Dhani berencana untuk meminta maaf secara langsung kepada Wiranto dalam waktu dekat ini jikalau tidak dalam kesibukan yang banyak. Sebab Partai Hanura enggan untuk ikut mendukungnya dalam Pilkada nanti jika dirinya belum mau meminta maaf.

“Tapi, Ahmad Dhani harus minta maaf dulu untuk mendapatkan dukungan. Ya dalam waktu dekat ini. Mungkin akan ke rumah atau ke kantor,” pungkasnya.