Syahrini Baru Menyanyi 2 Lagu, Warga Jembrana Bubar. Ternyata Ini Sebabnya


    baru-nyanyi-dua-lagu-di-jembrana-syahrini-ditinggal-penonton

    Siapa yang tidak kenal dengan penyanyi fenomenal Syahrini. Perempuan cantik yang hilir mudik di layar televisi dan masuk sering menjadi bahan berita-berita heboh tersebut ternyata ‘tidak laku’ di Jembrana. Penonton meninggalkannya saat dirinya baru bernyanyi dua lagu.

    Dilansir dari merdeka.com, awalnya ribuan warga Jembrana tumpah ruah mendatangi Gedung Kesenian Bung Karno, Jembrana untuk menyaksikan hiburan perayaan HUT Kota Jembrana ke-121, Senin (15/8/2016) malam. Namun belum lama pelantun tembang ‘Jangan Memilih Aku’ tersebut diatas panggung, penonton sepertinya kecewa dan berbondong-bondong meninggalkan acara tersebut.

    Kondisi sangat berbeda saat sebelum Syahrini naik ke panggung, penontot tanpak antusias dengan tepuk tangan pada aksi penyanyi lokal Bali, seperti Mr Botak, Oca dan Ayu Cinta.

    “Ternyata penampilannya biasa-biasa saja. Kok yang begini diundang Pemkab, masih lebih baik penyanyi-penyanyi lokal,” kata beberapa penonton saat meninggalkan lokasi, dikutip dari merdeka.com

    Penolakan terhadap Syahrini sudah terasa sejak sebelum dia hadir di Bali. Warga kebanyakan tidak setuju dengan keputusan pemerintah kabupaten (Pemkab) Jembrana untuk menggelontorkan uang ratusan juta untuk mendatangkan Syahrini. Bagi masyarakat, hal tersebut adalah pemborosan.

    Nuansa penolakan juga sudah tergambar dari ungkapan-ungkapan warga di media sosial.

    “Pemkab Jembrana telah melakukan pemborosan uang rakyat. Seharusnya uang rakyat digunakan untuk pembangunan di Jembrana. Bukan untuk memperkaya Syahrini,” tulis seorang warga internet.

    Netizen lain juga menyayangkan keputusan itu, menurutnya dana tersebut dipakai untuk membayar artisartis lokal.

    “Katanya Ajeg Bali, kok keputusannya kayak gini. Ini kan ajeg Syahrini namanya. Seharusnya Pemkab bisa lebih maksimal mengembangkan seniman-seniman lokal dengan lebih banyak melibatkan mereka di setiap hajatan Pemkab,” komen pengguna medsos lainnya.

    Dilansir dari daerahbali.com, disebutkan jika I Ketut Setiawan, Ketua Forum Pemerhati dan Peduli Masyarakat Jembrana juga melayangkan protesnya atas keputusan mendatangkan penyanyi Ibu Kota dengan bayaran mahal tersebut.

    “Wajah Syahrini memang cantik, Tapi wajah Kota Negara yang sebentar lagi merayakan ulang tahun justru tampak masih lusuh,” ujarnya.

    Masyarakat dibuat geram lantaran beredar isu bahwa untuk mendatangkan Syahrini, Pemkab mengeluarkan uang hingga Rp 750 juta.

    Dilansir dari merdeka.com, Pemkab Jembrana terkesan tertutup terkait besarnya bayaran Syahrini. Kabag Pemerintahan Sudarso justru menyarankan hal itu ditanyakan kepada bagian Kebudayaan. Sementara, salah satu staf Dinas Kebudayaan juga enggan memberikan penjelasan karena masalah tersebut nantinya akan dijelaskan oleh Ketua Panitia HUT Kota Negara.