Salah Satu Pembunuh Eno Bisa Lepas – Analisis Hukum


Menyorot Pelaku Anak di Bawah Umur Pada Kasus Pembunuhan Eno - Gambar sapujagat,com

Menyorot Pelaku Anak di Bawah Umur Pada Kasus Pembunuhan Eno

Sanksi yang Tepat untuk Anak Dibawah Umur

Apakah keputusan aparat hukum?

Lagi dan kini pun terjadi lagi
Kisah lama terulang kembali
Liat aparat hukum unjuk gigi
Apakah ada yang punya nyali?

Halo Mas Bro dan Mbak Bro

Udah baca beritanya?

Sangat berharap bahwa kalau berita ini adalah bohong. Ketika berita tentang pembunuhan Eno muncul. Ga mengerti lagi apa yang ada dipikiran pelaku ketika membunuh Eno dengan cara sadis. Orang yang ga kenal sama sekali dengan Eno saja sudah ga tega membaca beritanya.

Apalagi orang tuanya?

Gambar pelaku tersebar kemana-mana dan kemarahan masyarakat pun cukup luar biasa. Kita setuju. Siapa yang ga marah dengan pelaku yang melakukan pembunuhan berencana secara sadis kepada perempuan?

Tapi coba kita pikir dengan baik-baik, apa dengan menghujat akan menyelesaikan masalah?

Jawabnya “ga”.

Sekarang ini yang membuat cemas adalah salah satu pelaku masih di bawah umur dan kemungkinan besar akan lolos dari hukuman. Untuk pelaku dewasa yang lain, ga perlu kita kawal terlalu jauh karena kemungkinan besar memang akan mendapat hukuman berat, jika melihat kabar perkembangan berita kasus tersebut.

Jadi ayo kita fokus dengan pelaku yang masih di bawah umur. Nah masalahnya sekarang ini adalah karena undang-undang kasus anak yang ada ga sesuai dengan kasus pembunuhan Eno. Dulu mungkin undang-undang untuk kasus anak di bawah umur banyak dikenakan hanya untuk kasus pencurian. Sekarang ketika mulai banyaknya pelaku kriminal anak dibawah umur seperti kasus pembunuhan Eno ini, ya ga bisa lagi kasusnya disamakan dengan kasus kecil seperti pencurian. Jadi yang lebih mendesak sekarang ini adalah mendorong pemerintah untuk membuat undang-undang baru untuk menyesuaikan dengan kasus pidana berat.


Baca Juga

  1. Gandaria City – Mengupas Informasi Sebelum Dikonsumsi
  2. Belajar Melihat Sisi Positif Dari Film Stupid Boss

Kalau berdasarkan situs Hukum Online, di Indonesia batas umur anak yang bisa diajukan ke sidang anak adalah 12 tahun. Untuk anak di bawah 12 tahun, dianggap belum bisa diminta pertanggung jawabannya. Dan menurut situs Hukum Online juga, setiap anak dalam proses peradilan pidana berhak tidak ditangkap, ditahan atau dipenjara, kecuali sebagai upaya terakhir dan dalam waktu yang paling singkat.

Ini jelas, peraturan tersebut ga bisa dipakai untuk hukum kasus berat seperti kasus pembunuhan Eno. Akankah kita membiarkan salah satu pelaku bebas? Tentu ga. Ketika baca di sebuah berita kalau mereka sempat tertawa sebelum jumpa pers, bikin kita semakin marah dan geram. Mereka ga boleh lolos! Dari segi umur pelaku tersebut, yaitu 16 tahun, sepertinya cukup bisa dikatakan dewasa. Sayangnya hukum berkataa berbeda. Dari segi hukum masih dianggap di bawah umur.

Tapi ya memang ga hanya dengan undang-undangnya saja, penjara anak di Indonesia pun memang belum memenuhi. Contohnya setiap daerah belum memiliki penjara khusus anak. Sehingga tahanan anak harus ditahan di Lembaga Pemasyarakatan orang dewasa, walau dipisah dengan tahanan dewasa yang lain. Dan belum lagi penjara anak di Indonesia kabarnya masih terkendala dana untuk membiayai pengajar di tahanan anak. Ya memang seberat apapun kasusnya, tahanan anak tetap berhak untuk mendapatkan pendidikan.

Lalu bagaimana nanti keputusan dari aparat hukum?

Apakah salah satu Pembunuh Eno bisa lepas?

Kita liat bersama.

Semoga berguna.

Senang berbagi dengan kalian.

Kondisi sekarang ga bisa dipungkiri
Karekter anak terhantung orangtua
Ga perlu jauh-jauh buat anak mandiri
Apalagi harus mendidiknya keluar benua

Menyorot Pelaku Anak di Bawah Umur Pada Kasus Pembunuhan Eno - Sumber kanalsatu,com

Tembalang, Semarang
13:28 WIB 24 Mei 2016
2016/05/23/9-157
Tulisan Kita

Sumber Gambar
sapujagat.com diakses pada pukul 21:13 WIB hari Minggu 22 Mei 2016
kanalsatu.com diakses pada pukul 21:13 WIB hari Minggu 22 Mei 2016

[metaslider id=178]

Tentang Kita
Website : kekitaan.com
Twitter : kekitaan_
Line : @jat6583f
Facebook : Kekitaan Kita
Youtube : Kita/
Instagram : kekitaan_