Disuruh Pulang Orangtua, Mahasiswa Satu Ini Pulang Demo Minta Dikawal Polisi


SURATKABAR.ID – Ada banyak cerita yang datang saat aksi di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat. Salah satunya ada cerita mahasiswa yang pulang minta dikawal polisi karena sudah diminta pulang oleh orang tuanya.

“Kawal kita aja pak sampai Pal Merah, ini orang tua saya telpon ini. Ini orang tua saya video call,” teriak salah seorang mahasiswa sambil menunjukkan handphonenya ke arah petugas, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/20190 seperti yang dilansir dari Liputan6.com

Saat malam sebagian mahasiswa membubarkan diri sebagian pula memaksa untuk tetap berada di lokasi. Pihak kepolisian berjaga di arah Stasiun Pal Merah, sudah mulai kembali ke Gediung DPR/MPR RI. Kondisi sudah mulai kondusif.

Baca juga: Viral Potret Mahasiswa Demo Naik BMW, Netizen: Mahasiswa Purwokerto Ora Sepele!

Demo sendiri dilakukan oleh aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil dari berbagai daerah pada Senin (23/9/2019) dan Selasa (24/9/2019). Demo bertujuan untuk menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan revisi Undang-Undang Pemberantasan Korupsi (UU KPK).

Sampai Rabu (25/9/2019), setidaknya sudah ada 232 orang menjadi korban aksi demonstrasi yang berlangsung dari Jakarta sampai berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya wartawan saja yang mengalami luka-luka, masyarakat sipil, wartawan, hingga aparat keamanan juga turut menjadi korban.

Salah satu yang cukup menyita perhatian adalah korban bernama Faisal Amir yang mengalami pendarahan di kepala dan pata tulang. Ia dirawat di Rumah Sakit Pelni, Petamburan, Jakarta Pusat. Faisal sendiri disebut merupakan anggota dari Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila.

Baca juga: Aksi Gokil Driver Ojol di Jalan Tol yang Diblokade Mahasiswa, Netizen: Seneng Bat Gua…

Faisal dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Pelni oleh teman-temannya dan sejumlah pegawai proyek di kawasan Senayan pada Selasa sekitar pukul 19:00 WIB. Ia dibawa dalam kondisi tidak sadarkan diri.