Bak Film Laga! Bocah 6 Tahun Terbawa Mobil Komplotan Pencuri, Begini Kronologisnya


SURATKABAR.ID – Publik luas baru-baru ini dibuat gempar dengan berita aksi pencurian mobil yang terjadi di Prabumulih. Alasannya, komplotan pencuri itu tak menyadari bahwa di dalam kendaraan itu ada anak pemilik mobil yang mereka bawa.

Aksi pencurian mobil di Prabumulih tersebut, seperti yang dihimpun dari laman Tribunnews.com pada Minggu (26/5/2019), terjadi di Jalan Padat Karya, Kelurahan Muaradua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Minggu (26/5) sekitar pukul 11.00.

Adapun kronologi pencurian mobil tersebut menimpa seorang wanita warga Jalan Sumatera Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, bernama Sella Tri Aniputri (30) dan Kiki (6), anaknya.

Sebelum kejadian, ibu korban hendak membeli buah di Jalan Padat Karya Kelurahan Muaradua. Karena anaknya tertidur di kursi belakang, Sella pun memutuskan meninggalkan anaknya dengan kondisi mesin mobil menyala supaya AC di dalam tetap hidup.

Korban pun menyeberang jalan menuju pedagang buah di kawasan tersebut. Tak berselang lama, tiba-tiba datang mobil Grand Livina milik pelaku pencurian. Mereka lalu membawa kabur mobil milik Sella menuju ke arah simpang Patung Kuda Kelurahan Muadarua.

Baca Juga: Ramai Berita Penculikan Anak di Medsos, Tak Disangka Ternyata Begini Fakta Sebenarnya

Melihat mobilnya dibawa kabur pencuri, sementara anaknya masih berada di dalam mobil, Sella sontak menjerit sembari berlari mengejar kawanan pencuri tersebut. Panik, wanita tersebut lalu menghadang ojek untuk mengejar para pelaku hingga ke daerah Pengabuan Kabupaten Pali.

“Korban sempat ngejar samo ojek sampai ke daerah Pengabuan, dio dak tahu kalu anaknyo sudah diturunkan di dekat café N Me oleh pelaku,” jelas seorang kerabat korban yang menolak disebutkan namanya.

Masih dari sumber yang sama, korban mendapat kabar bahwa mobil milik para pencuri tersebut sudah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. “Dapatnya di daerah Rambang Dangku, sekarang dalam perjalanan dibawa ke polres,” jelasnya lebih lanjut.

Hilangnya mobil bersama anak pemilik mobil di dalamnya itu pun dengan sangat cepat tersebar dan sampai menghebohkan Kota Prabumulih. Hal tersebut disebabkan karena warga secara serentak membagikan kabar tersebut melalui status WhatsApp atau pun melalui platform medsos lainnya.

Peristiwa menghebohkan itu juga dibenarkan oleh kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH. Saat ini kasus telah ditangani jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Prabumulih. “Iya, bener sedang ditangani reskrim,” ungkapnya ketika dimintai konfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Abdul Rahman yang dikonfirmasi juga membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya masih ebrupaya melakukan pengejaran terhadap komplotan yang diduga terdiri lebih dari satu orang tersebut.

“Memang benar adanya kejadian, kita sekarang masih di jalan melakukan pengejaran. Anak korban selamat karena diturunkan pelaku,” tutur Abdul Rahman. “Benar ini sindikat. Mobil pelaku pecah ban dan ditinggalkan di kebun di arah Rambang Dangku,” imbuhnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Timur Ipda Hendra Jaya juga membenarkan kasus pencurian mobil Datsun go+ warna abu-abu berplat nomor BG 1643 CG di siang bolong tersebut. “Untuk konfirmasi langsung ke Kasat bae, kami masih di lapangan,” pungkasnya.