Coblosan Ulang di Tangerang, Prabowo Menang Telak


SURATKABAR.ID – Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno lagi-lagi berhasil meraih kemenangan perolehan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01, Desa Bunar, Sukamulya, Tangerang pada Minggu (21/4) kemarin.

Perolehan suara yang dikantongi Pasangan Calon Nomor Urut 02 ini, seperti yang dihimpun dari laman Viva.co.id pada Minggu (21/4/2019), bahkan terpantau jauh melampaui jumlah suara yang masuk sebelumnya.

Dari perolehan pertama dengan jumlah 236 daftar pemilih tetap (DPT), pada Rabu (17/4) lalu, Prabowo-Sandiaga telah merebut kemenangan telah dengan hasil 142 suara. Sementara Pasangan Calon Nomor Urut 01 hanya mengantongi 42 suara.

Sementara kemarin, Minggu (21/4), dalam proses pemungutan suara ulang, Prabowo-Sandiaga lagi-lagi unggul dengan mendapatkan sebanyak 150 suara. Sedangkan kubu petahana hanya mendapat 52 suara. 10 suara sisanya memutuskan abstain.

Tak hanya itu saja. Tingkat partisipasi masyarakat juga mengalami peningkatan ketimbang pada hari pencoblosan Rabu (17/4) lalu. Sebelumnya hanya ada 191 orang yang ikut andil dalam pemilihan regular. Sedangkan pada Minggu, sebanyak 212 pemilih datang ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya.

Baca Juga: Prabowo Menang di Madura, La Nyalla Ditagih Janjinya Potong Leher

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Ali Zaenal Abidin mengungkapkan, dalam gelaran pemungutan suara ulang kemarin, semuanya berjalan dengan baik dan tidak ada suatu hal apapun yang bertentangan dengan aturan.

“Seluruh stakeholder baik dari pemerintahan dan kepolisian turut memantau jalannya pesta demokrasi ini. Kita bersyukur semua berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Bahkan, tingkat partisipasi pun meningkat dari sebelumnya,” tutur Ali.

Hasil yang didapatkan dari pemilihan suara ulang (PSU) tersebut nantinya akan dibawa menuju desa sebelum kemudian diserahkan kepada pihak petugas di kecamatan untuk terlebih dahulu dilakukan penghitungan suara.

Sekretaris Daerah Tangerang Rudi Maesal mengungkapkan, salah satu cara untuk dapat meningkatkan jumlah partisipasi adalah dengan menggunakan sistem jemput bola. “Kita bersyukur angka partisipasinya meningkat dan semua dapat berjalan sesuai rencana,” tuturnya.

Untuk diketahui, PSU pada Minggu (21/4) tersebut terpaksa dilakukan setelah pihak berwenang menemukan ada empat pemilih luar daerah yang melakukan pencoblosan tanpa melampirkan formulir C5 ketika mendaftar.