Firasat Moeldoko Soal Stabilitas Perekonomian Indonesia Usai Pilpres 2019


SURATKABAR.ID – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengaku sangat optimis Pemilu pada 17 April 2019 mendatang tidak akan mengganggu geliat investasi maupun roda perekonomian di Indonesia. Pasalnya, Indonesia kini memiliki stabilitas ekonomi yang sangat baik.

“Kita memiliki stabilitas ekonomi yang sangat baik. Makro ekonomi kita sangat bisa dikenali mulai dari pertumbuhan, inflasi, dan lain-lain. Kita (juga) punya stabilitas politik yang cukup bagus,” ujar Moeldoko ditemui di Hotel Shangri-La, Surabaya, pada Senin (25/3), seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Lebih lanjut, Moeldoko mengungkapkan bahwa kestabilan ekonomi itu ditopang oleh politik dan keamanan yang baik. Ia lantas mengimbau masyarakat untuk tidak merasa pesimis dengan pesta demokrasi empat tahunan mendatang.

“Saya pastikan bahwa pesta demokrasi nanti berjalan dengan baik, indikator-indikator ke sana saya kenali dengan baik,” imbuh Moeldoko tegas.

Oleh sebab itu, ia menilai, tak peduli apa pun hasil dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang dan siapa pun yang akan memenangkan kontestasi tersebut, tetap tak membuat roda perekonomian di Tanah Air berantakan.

Baca Juga: TKN: Jangan Sampai Ada Warga NU yang Tidak Memilih Jokowi-Ma’ruf

Ada pun penilaian tersebut bukan tanpa alasan. Setelah melakukan pengamatan sebagai mantan Panglima TNI yang memang sudah terbiasa membaca situasi di lapangan, ia mengaku merasakan firasat untuk melihat seperti apa kondisi yang nanti akan terjadi di Indonesia secara lebih riil.

“Saya ingin tegaskan, bahwa saya mantan Panglima TNI dan hidup saya sebagian di lapangan. Saya punya naluri untuk melihat situasi bahwa menurut saya tidak akan terjadi apa-apa,” ungkap pria kelahiran Kediri 8 Juli 61 tahun lalu tersebut.

Perang Antara Dua Kubu Gara-Gara Pilpres

Meskipun demikian, ia mengakui bahwa memang ada perpecahan di masyarakat dengan membentuk kubu pendukung pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, dan kubu yang mendukung pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Akan tetapi hal tersebut, menurut Moeldoko hanyalah sebuah fenomena di media sosial saja. “Menurut saya tidak akan terjadi apa-apa, walaupun di dunia maya seperti perang. Dunia maya memang kejamnya seperti itu, tetapi begitu di lapangan tidak seperti yang kita gambarkan,” ungkapnya.

Ia mengaku sangat yakin sinergi dan konsistensi pemerintah selama ini bakalan mendatangkan investor. Pemerintah, ungkapnya, juga telah mempersiapkan berbagai prasyarat investasi, yakni seperti infrastruktur jalan, hingga infrastruktur langit atau digital.

“Saat ini sudah hampir 100 persen seluruh Indonesia semuanya telah terbangun. Tidak menjadi kendala di mana pun berkomunikasi dan membantu pertumbuhan e-commerce Indonesia,” ujarnya. “Sehingga menurut saya tidak ada alasan akan terjadi penurunan investasi. Justru akan melambung nanti,” sambungnya.

Moeldoko juga meyakini investor asing, seperti dari Jepang, Korea, China, dan sejumlah negara lainnya masih akan dengan penuh keagresifan berupaya menanamkan investasi mereka di Bumi Indonesia.