Daftar 20 Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes, Ternyata Ada Politisi yang Masuk


SURATKABAR.ID – Daftar terkini dari orang terkaya di dunia baru saja dirilis oleh Majalah Forbes Indonesia. Di dalam daftar tersebut, terdapat 21 nama miliarder asal Tanah Air. Bahkan, dua di antaranya termasuk di dalam daftar 100 orang terkaya di dunia. Mereka adalah Budi Hartono dan Michael Hartono dan keduanya merupakan orang terkaya di Indonesia. Selain itu, dari daftar keduapuluh orang terkaya di Indonesia versi Forbes tersebut, ternyata ada nama politisi yang masuk.

Mengutip reportase Money.Kompas.com, Kamis (07/03/2019), Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono adalah kakak beradik yang sebagian besar sumber kekayaannya berasal dari investasi mereka di PT Bank Central Asia (BCA).

Masing-masing total kekayaan mereka mencapai Rp 18,6 miliar dollar AS untuk Budi Hartono. Jumlah tersebut setara dengan Rp 263,08 triliun.

Sementara itu, Michael Hartono tercatat mempunyai total kekayaan yang mencapai 18,4 miliar dollar AS, atau setara dengan Rp 260,25 triliun.

Kedua taipan yang merupakan anak dari pendiri perusahaan Djarum yakni Oei Wie Gwan, ini bahkan masuk peringkat 100 besar orang terkaya di dunia. Menukil CNBCIndonesia.com, R Budi Hartono berada di peringkat 54 dunia dan menjadi orang terkaya se-Indonesia, sedangkan Michael Hartono berada di peringkat 56 dan menjadikannya sebagai orang terkaya kedua di Indonesia.

Baca juga: Walau Sekarang Alami Krisis Finansial, Ahmad Dhani Pernah Terbitkan 5 Nama Besar Ini

 

Forbes mencatat kekayaan Budi Hartono dan saudara kandungnya Michael Hartono (yang kekayaannya dipisahkan) ditopang dari bisnis bank yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan perusahaan rokok Djarum. Ia juga memiliki brand alat elektronik seperti Polytron, bisnis real estate di Jakarta, dan perusahaan gaming.

Sedangkan Michael Bambang Hartono, sebagai orang terkaya kedua di Indonesia, mempunyai hobi bermain bridge dan mendapat medali perunggu di Asian Games 2018 di Jakarta. Michael Hartono, kekayaannya hampir sama dengan Budi Hartono yaitu berasal dari BCA dan Djarum.

Mengacu data laporan keuangan BCA per September 2018, keduanya ialah pemilik BCA melalui PT Dwimuria Investama Andalan. Sisa saham BCA lainnya dimiliki oleh Anthony Salim dari Grup Salim, dan direksi serta komisaris lainnya. Investor publik memegang 43,11% saham emiten perbankan dengan kode BBCA ini.

Lantas berapa keuntungan dua bersaudara ini dari dividen BCA tiap tahun?

Pada 2017, BCA membagikan dividen sebesar Rp 6,29 triliun dari laba buku 2017 senilai Rp 23,3 triliun. Angka tersebut naik 27,5% dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp 4,93 triliun. Jumlah tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp80 yang telah dibayarkan BCA pada Desember 2017.

Selanjutnya, menyusul posisi Hartono bersaudara, ada Sri Prakash Lohia dengan nilai kekayaan sebesar 7,3 miliar dollar AS. Jumlah ini setara dengan Rp 102,2 triliun. Adapun bisnis yang digelutinya meliputi produksi produk polyester dan petrokimia.

Di posisi keempat, ada pengusaha Dato Sri Tahir yang merupakan pendiri Mayapada Group dengan nilai kekayaan mencapai 4,5 miliar dollar AS. Jumlah ini setara dengan Rp 63 triliun.

Dan kemudian disusul oleh Chairul Tanjung, pendiri CT Corp dengan nilai kekayaan mencapai 3,7 miliar dollar AS, atau setara dengan Rp 51,8 triliun. Melansir halaman Wikipedia, Chairul Tanjung MBA merupakan pengusaha asal Indonesia yang menjabat sebagai Menko Perekonomian menggantikan Hatta Rajasa sejak 19 Mei 2014 hingga 20 Oktober 2014. Namanya dikenal luas sebagai pengusaha sukses yang memimpin CT Corp.

Berikut daftar 20 orang terkaya di Indonesia:

1. Budi Hartono: 18,6 miliar dollar AS setara Rp 263,8 triliun
2. Michael Hartono: 18,6 miliar dollar AS setara Rp 260,4 triliun
3. Sri Prakash Lohia: 7,3 miliar dollar AS atau setara Rp 102,2 triliun
4. Dato Sri Tahir: 4,5 miliar dollar AS setara Rp 63 triliun
5. Chairul Tanjung: 3,7 miliar dollar AS setara Rp 51,8 triliun
6. Prajogo Pangestu: 3,5 miliar dollar AS setara Rp 49 triliun
7. Low Tuck Kwong: 2,4 miliar dollar AS setara Rp 33,6 triliun
8. Mochtar Riady: 2,3 miliar dollar AS setara Rp 32,2 triliun
9. Theodore Rachmat: 1,7 miliar dollar AS setara Rp 23,8 triliun
10. Martua Sitorus: 1,7 miliar dollar AS setara Rp 23,8 triliun

11. Peter Sondakh: 1,7 miliar dollar AS setara Rp 23,8 triliun
12. Alexander Tedja: 1,6 miliar dollar AS setara Rp 22,4 triliun
13. Murdaya Poo: 1,4 miliar dollar AS setara Rp 19,6 triliun
14. Donald Sihombing: 1,4 miliar dollar AS setara Rp 19,6 triliun
15. Eddy K. Sariatmadja: 1,3 miliar dollar AS setara Rp 18,2 triliun
16. Djoko Susanto: 1,3 miliar dollar AS setara Rp 18,2 triliun
17. Sukanto Tanoto: 1,3 miliar dollar AS setara Rp 18,2 triliun
18. Keluarga Ciputra: 1,1 miliar dollar AS setara Rp 15,4 triliun
19. Harjo Susanto: 1,1 miliar dollar AS setara Rp 15,4 triliun
20. Hary Tanoesoedibjo: 1,1 miliar dollar AS setara Rp 15,4 triliun

Seperti diketahui, Hary Tanoesoedibjo B.Com. MBA atau Hary Tanoe selama ini dikenal sebagai seorang pengusaha dan tokoh politik asal Indonesia. Hary adalah pemilik dari MNC Group. Di bidang politik, dia merupakan pendiri dan Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia. Ia juga pernah bergabung dalam Partai NasDem dan Partai Hanura.