Sebelum Tewas Terbakar di Dalam Lemari Plastik, Bocah 4 Tahun Ini Diduga Sempat Bermain Hal Berbahaya


SURATKABAR.ID – Pada Sabtu (16/02/2019), sebuah kebakaran hebat terjadi di panti asuhan di Palembang, Sumatera Selatan. Kebakaran yang terjadi di Panti Asuhan Az-Zikri Palembang tersebut diduga diakibatkan oleh kelalaian dari penghuni panti. Terletak di Jalan Malaka IV, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang, bangunan panti habis ludes dilalap api dan mengakibatkan korban jiwa bernama Zidan Saky.

Menukil JawaPos.com, Minggu (17/02/2019), panti asuhan itu diketahui terbakar sekitar pukul 15.00 WIB. Salah satu penjaga mengatakan jika api berasal dari kantor panti asuhan. Diduga, sumber api diduga berasal dari sebuah kasur yang terbakar. Dalam insiden ini, bocah usia 4 tahun meninggal dunia.

Disinyalir dirinyalah yang sempat bermain hal berbahaya dan membakar kasur di salah satu ruangan. Menurut Kanit Polsek Kalidoni Palembang Ipda Heriyanto, berdasarkan keterangan dari penjaga panti, kebakaran berawal saat korban bermain sendiri. Diduga korban bermain api yang lalu membakar kasur.

Dikutip dari Sripoku via Grid.ID, Nurhayati dan Hermita, pengurus panti yang lain mengungkapkan bahwa saat itu Zidan sedang bermain korek api. Keduanya sudah berusaha mengingatkan. Namun saat ditengok kembali, tiba-tiba api malah sudah membesar.

Saat mengetahui api yang sudah membesar, para pengurus langsung menyuruh semua anak lari keluar.

Baca juga: Miris! Bocah Yatim Piatu Ini Hidupi Keluarga dengan Jualan Cilok

Tak lama, kakak korban yang juga penghuni Panti Asuhan itu melihat ruangan sudah terbakar.

“Korban ketakutan dan langsung bersembunyi di dalam lemari plastik,” ungkap Heriyanto saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (16/02/2019).

Kakak korban langsung berteriak hingga seluruh penghuni berusaha memadamkam api. Sedangkan, korban tak sempat keluar hingga akhirnya ikut terbakar bersama lemari plastik.

Saat mengetahui api sudah membesar, para pengurus langsung menyuruh semua anak lari keluar. Namun sayangnya, Zidan ternyata belum keluar dari gedung itu.

“Saya pikir semua sudah keluar, taunya Zidan masih di dalam,” ungkapnya.

Para pengurus panti hanya bisa menjerit dari luar lantaran tak ada yang berani masuk ke dalam kobaran api yang meluluhlantakkan bangunan itu.

Api berhasil dipadamkan setelah lima mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi kejadian.

Polisi yang mendapatkan laporan lantas langsung mendatangi lokasi. Saat polisi datang, jenazah Zidan masih berada di dalam. Korban lantas dibawa ke RS Bhayangkara Palembang.

Berdasarkan keterangan Kanit Reskrim Polsek Kalidoni, terdapat 31 penghuni yang berhasil selamat. Dan kini seluruh penghuni panti terkait hanya bisa pasrah melihat rumah yang mereka huni habis tak bersisa. Akibat kebakaran itu, kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta.

“Jumlah penghuni Panti Asuhan ini sendiri yaitu sebanyak 31 orang,” ujarnya menambahkan.