Beda Unggahan Kedua Capres di Instagram – Prabowo Suka Bagikan Foto Jadul, Bagaimana dengan Jokowi?


SURATKABAR.ID – Media sosial memang merupakan wadah yang paling tepat untuk pencitraan. Ada orang yang gemar membagikan foto berbagai tempat yang mereka kunjungi. Sementara yang lain mengunggah buah pikir mereka dilengkapi tambahan foto atau video pendek.

Bagi pengusaha, media sosial menjadi media promosi atas produknya. Sedangkan untuk partai politik, media sosial adalah tempat menyebarkan visi dan misi. Di tahun politik, kedua capres, Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto, sama-sama menggunakan media sosial sebagai media kampanye.

Namun, dilansir dari laman Tempo.co pada Jumat (11/1/2019), ada satu hal menggelitik dari perbedaan unggahan masing-masing capres yang akan bersaing di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Jika Prabowo lebih suka membagikan foto-foto zaman dulu (jadul), bagaimana Jokowi?

 

Hingga Kamis (10/1) kemarin, Prabowo melalui akun Instagram resminya, @prabowo, yang memiliki 2,4 juta pengikut sudah membagikan 327 foto. Prabowo lebih sering mengunggah foto kenangan dirinya semasa muda. Mulai dari foto dengan seragam militer, hingga foto berbalut baju loreng atau jas berdasi.

Dalam 100 foto paling barunya, ada 11 foto jadul yang ia pamerkan kepada publik. 3 buah diposting Prabowo pada Oktober 2018, 4 diunggah pada November 2018, 2 dibagikan pada Desember 2018, dan 2 lainnya dipajang pada Januari 2019.

Baca Juga: Ketika Jokowi dan Prabowo Sama-Sama Disebut sebagai Pelanggar HAM

Pada 8 Januari lalu, Prabowo mengunggah foto ketika bersama teman-temannya di dalam kelas. Dalam foto hitam putih, terlihat para peserta duduk di belakang meja di lantai bertingkat. Ada juga yang berdiri di sisi meja. “Australia, 1973,” tulis Prabowo pada unggahan itu.

 

Tak hanya foto ketika muda, dalam akun yang hanya mengikuti satu akun saja itu, Prabowo beberapa kali memajang foto semasa kecil sang ayah, pakar ekonomi Soemitro Djojohadikoesoemo. Ada foto Soemitro bersama Bung Syahrir, H. Agus Salim ketika berbalut jas dan dasi.

Ada pula foto pernikahan Soemitro dengan Dora Sigar, ibunda Prabowo di Jakarta pada 7 Januari 1947. Foto tersebut diunggah Prabowo pada 22 Desember 2017. Yang paling anyar, Prabowo membagikan foto ayahnya didampingi ketiga adik ayahnya ketika masih usia kanak-kanak. “Ayah saya Prof.Soemitro Djojohadikusumo bersama ketiga adiknya,” tulis Prabowo pada 9 Januari lalu.

Tampak sangat berbeda dengan unggahan Prabowo yang lebih sering membagikan foto-foto jadul. Jokowi melalui akun @jokowi justru lebih suka memposting berbagai kegiatannya selama menduduki kursi kepresidenan.

Jokowi yang memiliki 15,3 juta pengikut juga terkadang mengunggah video-video yang memperlihatkan hasil pembangunan yang terjadi selama ia menjabat. Tak mengikuti satu akun Instagram pun, Jokowi juga suka membuat vlog bersama tokoh-tokoh masyarakat yang memiliki prestasi atau juga bersama komunitas tertentu.

Seperti yang baru-baru ini dikerjakan, Jokowi kedapatan mengunggah foto bersama para warga ketika memberikan sertifikat tanah mereka sembari berjabat tangan. “Kemarin di Cengkareng, saya sendiri menyerahkan 3.023 sertifikat untuk warga dari delapan kecamatan di Jakarta Barat,” tulis Jokowi pada 10 Januari lalu.

Pada 100 unggahan pertama dari 974 unggahan Jokowi hingga tanggal 10 Januari 2019, tak terlihat satu foto pun semasa kecil Jokowi.

Baik Jokowi maupun Prabowo memang memiliki caranya sendiri-sendiri dalam mencitrakan diri melalui media sosial Instagram demi merebut hati rakyat. Entah Jokowi atau Prabowo yang berhasil memenangkan pesta demokrasi pada April 2019 mendatang, namun yang pasti saat ini kedua capres tengah sibuk mempersiapkan diri menghadapi adu debat yang akan digelar pada 17 Januari mendatang.