Sandiaga Singgung Pembangunan Tak Sampai ke Desa, Ma’ruf Amin Tanggapi Pedas


SURATKABAR.ID – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menyindir pembangunan infrastruktur di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tak merata hingga ke desa.

Sindiran terseut muncul ketika Sandiaga Uno melakukan safari politik ke Kabupaten bone, Sulawesi Selatan. Ia sempat melalui sebuah jembatan kayu di pedesaan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang menelan biaya besar hingga berutang ke luar negeri tak dirasakan masyarakat pedesaan.

Tak disangka, sindiran Sandiaga ini langsung ditanggapi oleh pasangan Jokowi di Pilpres 2019, KH Ma’ruf Amin. Ma’ruf menegaskan, butuh waktu lama agar pembangunan bisa menyentuh desa.

“Jadi, tak mungkin lah, dalam tempo empat tahun sampai ke desa-desa. Itu tak logis cara berpikirnya begitu. Memang kayak membalik tangan, sim salabim?” ujar Ma’ruf saat ditemui di kediamannya di Jakarta Pusat, Kamis (27/12/2018), seperti dikutip dari inews.id.

Baca juga: Sandiaga Sindir Jembatan Indiana Jones, Menteri PUPR: Kalau Offroader Malah Ini yang Dicari

Ma’ruf juga menegaskan bahwa saat ini pemerintah memfokuskan pembangunan pada jalan-jalan utama. Oleh karena itu, tak mungkin bisa ke desa dalam waktu 4 tahun.

“Jadi perlu waktu. Begitu juga dengan pembagian-pembagian biaya, pembangian tugasnya, kalau semua diurus pusat, nah terus pemerintah daerah suruh apa? Provinsi suruh apa? Kabupaten suruh apa?” tuturnya.

Menurutnya, yang terpenting saat ini pemerintah pusat telah membangun berbagai jalur utama untuk memudahkan masyarakat, seperti tol Trans Jawa, Trans Sumatera, dan Trans Papua.

Dengan adanya pembangunan jalan-jalan utama ini, menurut Ma’ruf, selanjutnya adalah tugas pemerintah daerah untuk menyambung prasarana jalan di wilayah masing-masing.

“Kalau enggak ada jalan utamanya, infrastrukur utamanya, pemerintah tak akan bisa membawa hasil-hasil produksinya ke berbagai tempat itu. Sekarang arus barang lebih cepat. Sekarang Jawa aja, dari Merak (Banten) sampai Pasuruan (Jawa Timur) sudah ada jalan tol. Jadi untuk menyambungkannya sudah tak sulit lagi,” lanjut Ma’ruf.