PKB Optimis Raih Kejayaan di Jatim untuk Kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin

SURATKABAR.IDPartai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memiliki pemilih terbesar di Jawa Timur (Jatim) akan mati-matian memenangkan pasangan nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Kemarin PKB mengadakan konsolidasi kader yang dihadiri 20 ribu orang di DBL Arena, Surabaya.

Karena kapasitas gedung DBL Arena hanya 7 ribu orang, otomatis sebagian besar tidak bisa masuk arena acara. Calon wakil presiden (cawapres) Ma’ruf Amin hadir memberikan orasi dalam acara yang juga menjadi launching PKB 1 Kan 1ndonesia itu.

Dalam orasinya, Ma’ruf mengatakan, ada yang mempersoalkan usianya yang sudah tua tetapi masih mau menjadi cawapres.

”Siapa bilang saya muda? Pak Jokowi juga tahu saya tua. Tapi, dia nyaman dengan saya,” ujarnya, dikutip Jawapos, Minggu (30/9/2018).

Saat diminta menjadi cawapres, Ma’ruf teringat cerita di madrasah ibtidaiyah tentang seorang kakek yang menanam pohon. Kakek tersebut menanam pohon bukan untuk dirinya, tetapi buat anak cucunya kelak.

Baca juga: 31 Kepala Daerah di Jatim Jadi Jurkam Jokowi, Ini Kata Soekarwo

”Saya berjuang (menjadi cawapres) bukan untuk saya, bukan untuk keluarga saya. Tetapi untuk generasi yang akan datang. Untuk generasi milenial,” ucap pendiri PKB ini.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam orasinya mengatakan, PKB menargetkan bisa kembali meraih kejayaan di Jatim. Juga menyumbang kemenangan bagi pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

PKB, kata Muhaimin, terus bersinergi dengan para ulama serta struktur NU. Dia menyebut, gerakan itu akan dilakukan melalui tiga lapis. Yakni, lapis kiai utama, kiai tingkat menengah, serta para kiai di tingkat grass roots.

Karena itu, PKB menargetkan pasangan Jokowi-Ma’ruf minimal bisa meraih 75 persen dukungan warga Jatim dalam kontestasi Pemilihan Presiden (pilpres) mendatang.

”Apalagi partai kita nomor satu. Pasangan capres-cawapres juga nomor satu,” kata Muhaimin.

Muhaimin juga memastikan partainya memberikan dukungan penuh terhadap seluruh calon anggota legislatif (caleg). Termasuk, PKB juga bakal memikirkan nasib caleg yang gagal terpilih.

“Mereka tetap akan mendapat perhatian, sesuai perolehan suaranya,” jelasnya.