Misteri Sinkhole Siberia, Inikah Jawaban Teka-teki Segitiga Bermuda?


SURATKABAR.ID – Siapa yang tak mengenal kawasan misterius Segitiga Bermuda. Telah banyak menelan sejumlah korban baik dalam pesawat maupun kapal, selama ini tak hanya para ilmuwan saja yang dibuat penasaran oleh teka-tekinya. Orang awam selama ini pun kerap dibuat bertanya-tanya. Bagi Anda yang masih penasaran dan mencari-cari jawabannya, mungkin sinkhole Siberia merupakan penyebab teka-teki Segitiga Bermuda.

Menukil halaman Travel.TribunNews.com, Selasa (11/09/2018), Sinkhole merupakan lubang runtuhan yang terbentuk karena batuan dasar penopang tanah dilarutkan oleh air. Ukuran sinkhole dapat mencapai belasan meter. Kedalamannya pun bahkan bisa mencapai puluhan meter. Kejadian munculnya sinkhole biasanya juga mendadak.

Saat ini, sejumlah orang mulai menduga bahwa Sinkhole Siberia yang muncul di awal tahun ini merupakan dalang di balik misteri Segitiga Bermuda. Tiga lubang raksasa di Taymyr dan Yamal ini dipercayai terbentuk akibat ledakan gas di bawah tanah.

Orang-orang setempat menyebut Sinkhole Siberia dengan istilah ‘Akhir Dunia’.

Akan tetapi ada juga yang menganggap sinkhole tersebut hanya tipu daya yang dibuat oleh manusia.

Baca juga: Melihat 5 Sinkhole Terbesar di Dunia, No 2 Paling Berbahaya!

Pendapat lain malah menyebutkan lubang itu merupakan tanda serangan alien.

Meski masih menjadi polemik, para peneliti dari Institut Gas Geologi-Minyak Tanah dan Geofisika Trofimuk mengungkapkan, terjadinya sinkhole ini disebabkan oleh letusan gas bawah tanah yang besar.

Fakta inilah yang membuat mereka yakin sinkhole tersebut berkaitan erat dengan Segitiga Bermuda.

Luapan hidrat metana dari sinkhole dianggap para peneliti sebagai penyebab kecelakaan pesawat dan kapal di Segitiga Bermuda.

Gas metana yang berbentuk es dalam tanah dikatakan akan menguap menjadi gas dan memicu reaksi sekuat letusan nuklir. Saat gas yang menguap sudah banyak, laut akan memanas dan membuat kapal tersedot ke dalam. Udara yang sangat jenuh dengan kadar metana juga menyebabkan atmosfer kacau sehingga berujung pada kecelakaan pesawat terbang.

Meski Sinkhole Siberia telah dianggap sebagai jawaban atas teka-teki Segitiga Bermuda, para peneliti masih terus menguji hipotesis tersebut secara ilmiah. Untuk sementara ini, hipotesa dan teori bahwa luapan metana merupakan jawaban atas misteri Segitiga Bermuda dianggap cukup masuk akal oleh para ilmuwan dunia.

5 Fakta Sinkhole Siberia

Sebelumnya, Pada pertengahan Juli 2014, para penggembala rusa tersandung kawah yang kira-kira memiliki lebar 260 kaki (80 meter), di Semenanjung Yamal. Seperti disebutkan sebelumnya, sinkhole inilah yang kemudian disebut “Akhir Dunia,” demikian dilaporkan oleh The Siberian Times.

Sejak itu, menurut laporan Huffington Post, dua jurang baru—sebuah kawah berukuran 50 kaki (15 m) di distrik Taz dan sebuah kawah 200-hingga 330 kaki (60 hingga 100 m) di Semenanjung Taymyr—juga telah muncul dan ditemukan.

Sejak saat itu banyak bermunculan berbagai spekulasi penyebab munculnya lubang-lubang tersebut, mulai dari disebabkan oleh alien hingga jatuhnya meteorit. Hingga kini, para ilmuwan Rusia masih melakukan sejumlah penyelidikan untuk menggali informasi lebih lanjut.

Untuk lebih lengkapnya, berikut fakta-fakta Sinkhole Siberia, seperti dirangkum dari Intisari Online dan Tribun Wow:

  1. Luas lubang

Sinkhole Siberia memiliki luas sekitar 60 meter dan kedalaman 70 meter. Ukuran ini sebenarnya lebih kecil dari dugaan peneliti. Mereka menduga luas Sinkhole Siberia dapat mencapai angka 100 meter. Akan tetapi setelah diukur kawah berukuran oval ini ternyata tak terlalu besar dan dalam.

  1. Kandungan dalam lubang

Area ini mengandung minyak dan gas yang sangat banyak. Bahkan mantan presiden Rusia, Vladimir Putin, juga pernah berniat menjadikan lokasi tersebut sebagai cadangan energi Arktik Rusia.

  1. Es di dasar lubang

Jika mengintip masuk lebih dalam ke Sinkhole Siberia, Anda akan menemukan es pada dasarnya. Dinding Sinkhole Siberia sendiri tersusun dari batuan yang bergelombang dan tak rata.

  1. Asal mula terbentuk

Andrei Plekhanov, peneliti senior dari Pusat Riset Ilmiah Arktik, menduga bahwa Sinkhole Siberia terbentuk akibat semburan gas, bukan letusan. Jadi tidak ada hawa panas yang dilepaskan saat lubang ini terbentu, demikian melansir laporan Telegraph.co.uk.

Meski sudah memiliki beberapa hipotesis, para peneliti Rusia masih menyelidiki kawah ini melalui foto-foto satelit. Mereka ingin mengetahui secara pasti bagaimana Sinkhole Siberia ini terbentuk.

  1. Kecelakaan pesawat

Sejumlah peneliti memang sangat tertarik untuk melongok masuk ke dalam Sinkhole Siberia karena dianggap sebagai jawaban di balik misteri Segitiga Bermuda.

Para ahli menduga gas metana yang dilepaskan oleh kawah ini merupakan penyebab kasus-kasus kecelakaan pesawat dan kapal yang dikambinghitamkan pada Segitiga Bermuda.