Walah! Cuma Minta Air Lantaran Kehausan, Penumpang Pesawat Ini Malah Hampir Diringkus


SURATKABAR.ID – Perjalanan jauh saja sudah bisa menyebabkan kelelahan. Belum lagi jika masih ditambah lagi dengan adanya delay berkepanjangan. Dan itu semua belum seberapa dibandingkan dengan nasib buruk yang dialami seorang penumpang pesawat satu ini.

Dilansir dari laman Detik.com pada Kamis (23/8/2018), cuma gara-gara minta air mineral karena kehausan setelah terjebak delay panjang, seorang penumpang pria yang diketahui bernama Johnny McMenamin hampir saja diringkus oleh pihak maskapai.

Johnny McMenamin bersama sang buah hati sejatinya akan terbang menggunakan maskapai Ryanair dari Bandara Reus, Taragon, Spanyol menuju rumahnya di Irlandia Utara. Namun malang, penerbangan mereka harus mengalami delay dua jam lamanya di dalam bandara.

Parahnya lagi, meski sebelumnya sudah menanti selama itu, para penumpang masih harus menunggu di dalam pesawat selama dua setengah jam. Menyadari begitu banyak waktu yang terbuang, McMenamin mencemaskan keadaan sang putri yang terlihat tertekan dan juga sangat kelelahan.

Sebelum masuk ke dalam pesawat, para penumpang mendapatkan voucher sebagai kompensasi lantaran penerbangan mengalami keterlambatan. Dan McMenamin berharap ia dapat menggunakan voucher tersebut di atas pesawat.

Baca Juga: Takut Ganggu Kenyamanan, Batik Air Turunkan Bayi Penderita Tumor Mata. Faktanya Bikin Geram

Akhirnya ia pun meminta sebotol air dan keripik kentang Pringles untuk anak perempuannya. Betapa terkejut McMenamin ketika awak kabin menagihkan biaya sebesar US$ 7,10 atau yang setara dengan Rp 103.915.

Ia bersikeras menolak membayar dengan alasan sudah terlalu lama terjebak dalam delay tersebut. Cekcok mulut pun tak dapat dihindarkan. McMenamin dan awak kabin terlibat pertengkaran. Mendapati adanya insiden di pesawat, sang pilot langsung memberikan pengumuman kepada seluruh penumpang.

Dalam pengumuman tersebut, pilot menyampaikan akan melaporkan ke pihak kepolisian jika ada penumpang yang mencuri makanan. Mendengar hal itu, mau tak mau McMenamin terpaksa merogoh kantong dan membayar air serta Pringles yang sebelumnya ia minta dari awak kabin.

Menanggapi insiden yang terjadi, pihak maskapai angkat bicara memberikan penjelasan:

Pelanggan diberi voucher penyegaran dan naik ke pesawat, tetapi penerbangan ditunda karena penundaan slot yang berkelanjutan. Para kru membuka bar dan menyajikan minuman, sebelum pesawat berangkat ke East Midlands pada malam itu. Ryanair dengan tulus meminta maaf kepada pelanggan yang terkena dampak penundaan ini,” ujar juru bicara maskapai Ryanair.