Fakta Dibalik Meriahnya Asian Games 2018, Mulai 4000 Penari hingga Harga Tiket Rp 5 Juta


SURATKABAR.ID Semarak Asian Games ke-18 kini dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Dimulainya Asian Games 2018 dengan Indoensia sebagai tuan rumah tentu harus disukseskan, bersama dukungan dari masyarakat.

Gelaran empat tahunan tersebut, melibatkan partisipasi 12 ribu lebih atlet dari 46 negara untuk bertanding pada 58 cabang olahraga. Terlebih lagi Asian Games tahun ini juga memiliki sejumlah fakta menarik yang tak boleh sampai dilewatkan.

Dilansir Tribunnews.com, Sabtu (18/8/2018) menjadi hari yang bersejarah bagi Indonesia, karena berlangsungnya upacara pembukaan Asian Games.

Berikut ini adalah beberapa fakta upacara pembukaan Asian Games 2018.

Upacara pembukaan Asian Games 2018 rencananya dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Jokowi akan didampingi Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA) Syeikh Ahmad Al Fahda Al Sabah dan Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC), Erick Thohir.

Baca Juga: Tertangkap Kamera! Jokowi Asyik Joget Dayung di Pembukaan Asian Games 2018

Yang menarik, Jokowi tunggangi motor ke arena opening.

  • 4000 Penari

Pertunjukan tari yang dibawakan oleh 4000 orang dan diiringi ratusan pemusik yang diarahkan oleh Addies MS dan Ronald Steven.

  • Presiden Korea Utara Kim Jong-un

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani mengunjungi Korea Utara untuk menyampaikan undangan dari Joko Widodo kepada Kim Jong-un untuk menghadiri upacara pembukaan Asian Games 2018.

Puan Maharani didampingi beberapa delegasi tiba di Pyongyang pada akhir Juli lalu.

  • Tiket

Tiket penonton upacara pembukaan Asian Games 2018 dijual dengan harga yang berkisar antara Rp 750 ribu hingga Rp 5 juta dan kini kabarnya telah terjual habis.

Harga mahal tiket terbayar dengan suguhan tontonan yang spektakuler.

  • Dana yang Dikeluarkan

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla membeberkan bahwa jumlah keseluruhan anggaran untuk infrastuktur Jakarta dan Palembang jika ditotalkan mencapai Rp 30 triliun.