Keterlaluan! Ospek Tak Senonoh Unsrat Manado Viral, Faktanya di Baliknya Bikin Berang


SURATKABAR.ID – Masa-masa Orientasi Studi Pengenalan Kampus (Ospek) sejatinya digunakan untuk aktivitas positif. Mulai dari memperkenalkan dunia perkuliahan kepada para mahasiswa baru (maba) hingga mempererat hubungan antar senior dengan junior.

Namun sayangnya, masih ada saja panitia nakal yang membubuhkan kegiatan tak pantas dengan dalih untuk mengakrabkan para mahasiswa baru. Seperti peristiwa menghebohkan yang baru-baru ini mewarnai dunia pendidikan Tanah Air.

Dilansir Tribunnews.com dari akun Instagram Lambe Turah, pada Rabu (25/7/2018), sebuah video yang memperlihatkan masa Ospek di sebuah perguruan tinggi tiba-tiba saja menimbulkan kegemparan di kalangan pengguna media sosial. Tak sedikit warganet yang mengaku jengah melihat rekaman tersebut.

Bagaimana tidak, para mahasiswa baru di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Sulawesi Utara dipaksa melancarkan aksi tak senonoh kepada sesama mahasiswa baru lainnya. Parahnya lagi, tindakan mereka dianggap wajar, terlihat dari tidak ada satupun mahasiswa baru yang protes.

Tak perlu menunggu lama, unggahan akun gosip tersebut langsung viral. Berikut ini beberapa fakta di balik video Ospek yang menghebohkan tersebut:

Baca Juga: Ini Negara Terparah Saat Menggelar Ospek, Mahasiswa Baru Wajib Baca!

Perintah Senior pada Peserta Ospek

Rekaman tersebut memperlihatkan para mahasiswa baru yang terdiri dari laki-laki terbaring terlengang di tanah. Terdengar seruan dari senior yang memerintahkan maba-maba berkepala plontos tersebut untuk menggosok-gosokkan kepala mereka di paha mahasiswa lainnya.

Tidak Ada Protes dari Para Maba

Mendapatkan perintah tak pantas seperti itu, nyatanya tidak seorang pun dari para maba menyuarakan protes kepada panitia Ospek. Terlihat dari para mahasiswa baru yang mengenakan kaos berwarna merah itu hanya pasrah saja mendapatkan perintah tersebut.

Mengaku Adanya Miscomunnication

Terkait insiden dalam Ospek yang digelar oleh Fakultas Hukum (FH), pihak Unsrat melalui Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Unsrat Chris Tumbel, mengaku hal tersebut terjadi lantaran adanya miscommunication.

“Saya meminta maaf sebesar-besarnya, ini menjadi pembelajaran yang sangat besar bagi kami ke depannya. Ini murni adalah miscommunication,” jelas Chris Tumbel di sela konferensi pers yang digelar pihak kampus, pada Selasa (24/7) kemarin.

Lebih lanjut, ia mengaku bila FH Unsrat memang memiliki ciri khas dalam Ospek dengan mengenakan kaus berwarna merah. Chris menambahkan pasca insiden memalukan tersebut, kegiatan Ospek FH Unsrat telah diambil alih oleh pihaknya.

Sanksi Panitia Ospek

Ketua BEM FH Unsrat, menegaskan bahwa panitia yang terlibat dalam adegan tak pantas dalam Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Fakultas Hukum Unsrat sudah dijatuhi sanksi. “Kepanitiaannya dicabut,” tegasnya.

Hal tersebut terjadi karena pihaknya lengah. Dan atas hal tersebut, Chris menyampaikan;  “Saya minta maaf pada pihak-pihak yang merasa dirugikan, minta maaf juga pada Ibu Dekan Fakultas Hukum yang sudah memberi kepercayaan kepada kami,” pungkas Chris.