Misteri Kematian 11 Anggota Keluarga Gantung Diri Mulai Tersingkap, Polisi Temukan Bukti Aneh


SURATKABAR.IDPolisi dibuat kelabakan menangani kasus kematian misterius 11 anggota keluarga yang gantung diri secara bersamaan. Hanya ada satu barang bukti yang bisa menguak tanda tanya besar terkait aksi bunuhdiri massal di wilayah Burari, New Delhi utara, pada Minggu (1/7) lalu.

Dilansir laman Detik.com dari BBC, pada Kamis (5/7/2018), melalui rekaman CCTV yang berhasil ditemukan polisi, tampak ada anggota keluarga yang membawa masuk bangku dan kabel ke dalam rumah. Namun hanya sebatas itu bukti yang terkuak melalui rekaman CCTV.

Masih begitu banyak misteri yang menyelimuti kasus kematian tragis 11 anggota keluarga tersebut. Seperti misalnya, mata dan mulut mereka yang mati ditutup, ditambah lagi kondisi kedua tangan yang terikat di bagian belakang punggung.

“Kami harus melihat rekaman CCTV selama tiga bulan terakhir untuk mendapat bukti tentang apa yang terjadi,” tutur perwira kepolisian setempat, Salman Ravi, ketika dimintai konfirmasi terkait kasus aneh tersebut, seperti yang dikutip dari laman Detik.com.

Para penyidik mengungkapkan bahwa kasus tersebut kemungkinan masuk ke dalam kasus bunuhdiri massal berbau praktik spiritual dan mistik. Dugaan tersebut muncul setelah polisi menemukan pesan aneh di dalam rumah.

Baca Juga: Biadab! Gadis 6 Tahun ‘Dikerjai’ dan Dihabisi, Detik-Detik Terakhirnya Bareng Pelaku Tertangkap CCTV

“Saat kami menggeledah rumah itu, ada catatan tulisan tangan tertentu yang ditemukan dan mengarah pada praktik spiritual, mistis tertentu oleh seluruh keluarga,” ungkap salah seorang pejabat kepolisian Delhi, dilansir Tribunnews.com dari AFP, pada Selasa (3/7/2018).

Meski belum pasti misteri apa yang tersembunyi di balik kematian massal ini, namun pihak berwenang tetap tak menepis kemungkinan kasuspembunuhan. Sayangnya, untuk dugaan kedua, polisi tak berhasil menemukan bukti adanya aksi perampokan di lokasi. Barang berharga milik keluarga tersebut, seperti ponsel maupun perhiasan emas diklaim masih melekat pada jenazah.

Korban tertua yang ditemukan tak bernyawa adalah Narayan Devi (77). Korban lain, termasuk dua putra dan seorang putrinya, masing-masing berusia 48 tahun, 42 tahun, dan 57 tahun. Dua menantu beserta 5 cucu Devi juga turut tewas. Dua korban paling muda, menurut catatan, masih berusia 15 tahun.

Menurut media lokal, Hindustan Times, kasus kematian satu keluarga tersebut dipicu oleh kepercayaan mereka yang menyebutkan bahwa Tuhan akan menampakkan diri secara ajaib pada begitu mereka menggantung diri.

Tak hanya catatan berisi ritual, masih menurut media tersebut, anggota keluarga melakukan pembakaran sesajen, seperti ghee dan biji-bijian di kediaman mereka. Ada larangan dalam praktik tersebut, di mana mereka haram memakai ponsel dan menceritakan hal tersebut kepada orang lain.