Mudik Tetap Hemat, Begini Trik Cerdas Mengatur Gaji dan THR

SURATKABAR.IDHari raya merupakan saat yang paling tepat untuk berbagi. Selain itu, masih ada tradisi seperti mudik, membelikan baju baru untuk keluarga hingga tunjangan hari raya (THR) atau angpao untuk kerabat.

Terkadang, uang THR (Tunjangan Hari Raya) yang diterima tidak mampu mencukupi biaya selama mudik Lebaran. Terpaksa kita harus merogoh dana tambahan.

Untuk menghindari terjadinya hal tersebut, ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk menghemat pengeluaran selama mudik.

Pertama adalah perencanaan pengeluaran yang mendetail. Meliputi biaya transportasi, biaya selama perjalanan, biaya oleh-oleh, biaya makan dan minum, dan biaya selama berada di kampung halaman.

Kedua, buatlah prioritas pengeluaran mana yang lebih penting untuk didahulukan. Baru setelah itu bisa memangkas anggaran dari pengeluaran yang tidak terlalu penting.

Baca juga: Mudik? Yuk Amankan Rumah dengan Tips-Tips Ini. Dijamin Gak Bakal Kepikiran

Belajarlah untuk bersikap tegas pada diri sendiri, agar nantinya saat mudik Lebaran berlangsung bisa tegas menolak godaan untuk mengeluarkan dana tambahan di luar dari anggaran yang sudah direncanakan.

Ketiga, catat dan simpan bon belanjaan, agar nantinya pengeluaran mudik bisa terkontrol dengan baik.

Memang terdengar sepele, karena tak sedikit orang yang membuang bon atau struk pembelanjaan setelah melakukan pembayaran.

Tips selanjutnya adalah segera sisihkan sebagian di antaranya untuk memenuhi kebutuhan mudik. Namun jika mampu memakai THR hanya untuk biaya mudik, tentu keseimbangan keuangan akan sangat terbantu sekali.

Sebaiknya, saat mudik Kamu membawa uang tunai secukupnya. Jadi, tidak akan tergoda untuk berbelanja hal yang tidak perlu.

Meskipun tidak membawa uang dalam jumlah besar, tetapi kartu ATM dan kartu kredit juga perlu disiapkan untuk keperluan yang tidak terduga.

Tips yang terakhir adalah sisihkanlah 10-15% dari total anggaran yang akan digunakan untuk Lebaran. Misalnya, anggaran Lebaran Kamu Rp 5 juta, maka 10 persennya adalah Rp 500 ribu.

Dana Rp 500 ribu tersebut jangan bawa mudik atau simpan dalam tabungan, agar tidak terpakai selama mudik Lebaran.