Sebut Sepatu Biru Tak Bisa Apa-Apa, KH Hasan Sindir Siapa?


SURATKABAR.ID – KH Hasan Abdullah Sahal dikenal sebagai salah satu pemuka agama yang kerap menyampaikan ceramah dengan diselingi candaan.

Dengan cara yang menyenangkan dan menarik jamaah, Pimpinan Pondok Pesantren Modern Gontor Ponorogo ini juga menyampaikan ceramahnya pada Milad ke-50 Pondok Pesantren Daar el-Qolam.

Namun, ceramahnya kali ini mendadak viral dan jadi perhatian netizen. Terlebih lagi, candaan Kiai Hasan mengenai “sepatu biru tak bisa apa-apa” alias blue shoes can’t.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @fuadbakh ini ditampilkan ceramah Kiai Hasan. Kiai Hasan tampak bersemangat menyampaikan ceramahnya mengenai penjajahan serta pesantren yang menjadi benteng NKRI.

Menurutnya, jika ada kiai yang tidak anti penjajahan, berarti dia adalah kiai palsu. Hal ini juga berlaku bagi santri dan pesantren. Sebab, pesantren berdiri di Indonesia sebagai benteng dari pengaruh penjajahan dan kekafiran.

Kita ini sedang dijajah Nak! Sedang dijajah, dan akan dijajah kembali, Subhanallah. Dengan caranya masing-masing oleh kaum lan tardho.” ucapnya mengingatkan, dilansir republika.co.id, Sabtu (17/3/2018).

Kiai Hasan pun melanjutkan bahwa kedatangannya ke Ponpes Daar el-Qolam ini untuk silaturahim, berbagi ilmu, serta berbagi informasi. Namun, ia juga mengungkit soal “blue shoes can’t” yang terdengar seperti kata blusukan saat diucapkan.

“Saya datang ke sini silaturahim, silatul a’mal, silatul aro, silatul informasi, bukan silatul sepatu biru gak bisa apa-apa, blue shoes can’t.” ujarnya yang disambut tawa jamaah.

Dalam video tersebut, juga terlihat sejumlah cuplikan adegan dalam film sejarah, serta permasalahan yang kini dihadapi oleh Indonesia. Bukan hanya LGBT, tapi juga budaya barat yang mulai menggerus budaya ketimuran yang dianut Indonesia.

Kiai kelahiran Gontor, 24 Mei 1947 ini juga menegaskan bahwa pondok pesantren seharusnya tak berpolitik, tapi mengajarkan yang halal dan haram. Ceramah yang disampaikannya pun menurutnya bukan soal politik, tapi pelajaran dari guru kepada muridnya.

_______________________________________________ IG: @fuadbakh #fuadbakh @fuadbakhup Bârokallâhu fîkum : KH Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo) ________________________________________________ Pesantren berdiri berabad-abad untuk membentengi bangsa Indonesia membentengi umat islam dari pengaruh-pengaruh kekafiran dan dari pengaruh-pengaruh penjajah dan penjajahan. Maka kalau ada Kyai tidak anti penjajah dan penjajahan, itu Kyai Palsu! kalau ada santri tidak anti penjajahan santri palsu! kalau pesantren tidak anti penjajahan, itu pesantren? Palsu kita ini akan dijajah nak! sedang dan akan dijajah kembali, Subhanallah dengan caranya masing-masing oleh kaum Lan tardho ________________________________________________

A post shared by fuadbakh (@fuadbakh) on


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler

Loading...

Berita sebelumyaHotman Paris Blak-Blakan, Inilah Bayaran Paling Tinggi yang Pernah Didapatnya
Berita berikutnyaSadis! Jengkel Kekasihnya Tak Bisa Lepas dari HP, Seorang Wanita Beli Samurai dan Bersiap Balas Dendam