3 Pelaku Pengeroyokan Ustaz Basit di Kemanggisan Diciduk Polisi


Foto: Detik

SURATKABAR.ID – Kejadian aksi dan tindakan yang merugikan ustaz belakangan cukup kerap terjadi. Mulai dari tindakan yang berupa ucapan hingga penyerangan secara fisik juga dialami oleh sejumlah ustaz.

Kejadiannya pun tersebar di berbagai daerah. Seperti baru-baru ini, terjadi pengeroyokan terhadap Ustaz Basit dengan lokasi kejadian di Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.

Menurut keterangan dari polisi, pelaku pengeroyokan yang dilakukan atas Ustaz Basit di Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, jumlahnya seluruhnya ada sebelas orang. Tiga di antara kesebelas orang tersebut telah ditangkap.

“Kami sudah tangkap tiga pelaku dan kami sudah buat tim khusus untuk melakukan penangkapan sisanya,” kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi di kantornya, pada hari Minggu (11/2/2018), seperti dikutip dari Detik.com.

Hengki pun mengungkap bahwa insiden pengeroyokan tersebut terjadi tepatnya sekitar pukul 23.30 WIB, pada hari Sabtu (10/2). Awalnya, polisi belum menemukan adanya korban dalam tawuran tersebut. Namun kemudian, siang tadi istri Ustaz Basit melapor kepada polisi.

“Ternyata siang ini kita dalami dan penyelidikan ternyata ini pengeroyokan pada Ustad Abdul Basit, beliau sebagai ulama, pengajar, dan khotib di Palmerah yang dilakukan oleh sekelompok remaja,” kata dia.

Selain penuturan dan kesaksian dari istri korban, ibu korban pun rupanya juga memberi kesaksian atas peristiwa tersebut. Sebelumnya, ibu korban, Marsiah, membenarkan tentang adanya kejadian tersebut. Dia pun mengungkap bahwa anak jalanan itu sering nongkrong di ruko yang merupakan miliknya.

“Anak saya luka tangannya tadi operasi di rumah sakit, anak jalanan itu memang suka di situ dan tidur di situ makanya kita omelin kan kaya mengganggu warga. Kita omelin dia nggak senang,” kata Marsiah ketika ditemui di kediamannya.