Terlanjur Makan Mie Mengandung Babi, Apa ya Hukumnya?



SURATKABAR.ID – Empat jenis mie instan asal Korea dinyatakan positif mengandung babi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Padahal, jauh sebelum ditarik dari pasaran karena kandungan babi didalamnya, keempat mie instan tersebut dijual bebas di pasaran, mulai dari online shop hingga supermarket menjualnya tanpa peringatan.

Tak sedikit umat Islam yang pernah membeli dan memakannya karena penasaran dengan rasanya. Namun, setelah mengetahui bahwa mie tersebut ternyata mengandung babi, bagaimana ya hukumnya dalam Islam?

Kekhawatiran tersebut dijawab oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin.

“Ya, kalau tidak tahu mudah-mudahan diampuni oleh Allah, tapi kalau sudah tahu, berhenti,” tegas KH Ma’ruf, Senin (19/6/2017), dilansir republika.co.id.

Baca juga: Hormati Muslim Rayakan Lebaran, Katedral Ubah Jadwal Misa

KH Ma’ruf melanjutkan, seorang Muslim yang telah terlanjur mengonsumsi produk mengandung babi, tapi tak tahu bahwa produk tersebut mengandung babi maka hukumnya makruh.

Sementara itu, jika seorang Muslim telah mengetahui bahwa produk tersebut tidak halal, tapi tetap mengonsumsinya, maka hukumnya adalah haram.

“Sebenarnya enggak boleh dia, makanya masyarakat jangan mengonsumsi sesuatu yang tidak ada logo halalnya,” lanjut KH Ma’ruf.

Oleh karena itu, KH Ma’ruf mengimbau agar masyarakat Muslim lebih jeli dan selektif dalam memilih produk makanan. Salah satunya adalah dengan memastikan komposisi dan keterangan halal dari produk tersebut. Sebaiknya, hindari produk yang tak jelas kehalalannya.

“Okelah ini kan sudah kelewat, mudah-mudahan diampuni oleh Allah. Tapi sudah itu berhenti dan sesudah berhenti jangan lagi mengonsumsi produk yang tidak bersertifikat halal,” tegasnya.

Saat ini di Indonesia memang masih belum jelas mana saja produk yang boleh dan tak boleh masuk ke pasaran, termasuk produk makanan. Selain itu, importir juga tak dapat disalahkan karena tak memberikan logo halal.

Komentar

komentar


Terbaru

Tifatul Doakan Jokowi Makin Gemuk, PKB Gempar. Kenapa?

SURATKABAR.ID - Politikus PKS Tifatul Sembiring menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) makin kurus. Untuk itu, Tifatul berdoa agar Jokowi digemukkan. Namun, bukannya mengamini doa Tifatul,...

Tampil Beda dengan Baju Adat Bugis Makassar, Begini Isi Pidato Presiden Jokowi di Sidang...

SURATKABAR.ID – Dalam sidang tahunan MPR 2017 yang baru saja digelar, tampak ada yang berbeda pada penampilan Presiden RI Ir. Joko Widodo. Jika pada...

Ini Sebabnya PKS Minta Pembangunan Gedung DPR Ditunda

SURATKABAR.ID – Sohibul Iman yang merupakan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menganggap pembangunan Gedung DPR bukan merupakan prioritas. Ia memahami adanya kebutuhan anggota DPR...

SBY Berharap Jokowi, Dan Presiden RI Selanjutnya Bisa Sesukses Dirinya

SURATKABAR.ID - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden keenam Republik Indonesia, menyatakan setiap pemimpin negara, seperti juga presiden di Indonesia, khususya, haruslah bisa memberikan pengaruh...

Saat Menpora ‘Goda’ Najwa Shihab di Tengah Santernya Isu Reshuffle

SURATKABAR.ID – Imam Nahrowi, Menteri Pemuda dan Olah Raga sempat melontarkan candaan bernuansa politik terhadap Najwa Shihab. Candaan Menpora tersebut seorang menggoda Najwa Shihab...

Susi Pudjiastuti: Sudah Kami Viralkan, PT Pelni Malu dan Sudah Minta Maaf

SURATKABAR.ID – Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia menyebutkan jika pihaknya sudah tidak perlu lagi menegur PT Pelni atas tindakan salah satu petugasnya...

Tolak Full Day School, KH. Hasyim Asyari dan KH. Ahmad Dahlan Dibesarkan oleh Madrasah

SURATKABAR.ID – Selasa (15/8/2017) para Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sleman yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Peduli Madrasah (KMPM) melakukan aksi demo untuk menolak kebijakan...