AS Masukkan Kelompok Radikal Indonesia ke Dalam Daftar Teroris

as-masukkan-kelompok-radikal-indonesia-ke-dalam-daftar-teroris-cover

SURATKABAR.IDAmerika Serikat sekarang ini telah memasukkan kelompok radikal Indonesia sebagai organisasi teroris yang membahayakan. Tidak hanya Indonesia saja, Amerika juga telah menjatuhkan sanksi kepada empat anggota militan yang membatasi ruang gerak ISIS dalam melakukan perekrutan di wilayah Australia dan juga Asia Tenggara.

Pihak Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyebutkan jika kelompok radikal Indonesia yang dimaksud adalah Jamaan Ansharut Daulah (JAD). Seluruh warga AS dilarang keras memiliki keterlibatan secara langsung dengan organisasi tersebut. Pemerintah AS mengancam akan membekukan aset-aset mereka di Paman Sam jika ketahuan turut bergabung.

JAD ini dibentuk  pada tanggal 27 Juli 2008 dan merupakan pecahan dari MMI. Pendiri organisasi ini adalah Abu Bakar Ba’asyir di Solo, dan sekarang ini sudah memiliki banyak cabang seperti halnya Aceh dan juga Sulawesi Tengah. Diperkirakan, saat ini anggota dari JAD terdapat 300 orang.

Diketahui secara terang-terangan, Abu Bakar Ba’asyir menyatakan dukunganya terhadap Islamic State of Iraq and Syiria atau ISIS. Namun untung saja sebagian besar angggota JAD tidak mendukung sikap Abu Bakar Ba’asyi karena meragukan atas dukunganya terhadap ISIS.

Seperti yang diketahui beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada Januari tahun yng lalu, JAD dianggap bertanggung jawab atas serangan yang terjadi di Indonesia. Serangan yang dilakukan di ibu kota, Jakarta, tersebut menewaskan setidaknya delapan orang yang termasuk juga pelaku penyerangan.

Empat orang yang dijatuhkan sanksi tersebut adalah dua orang warga Australia dan dua orang Indonesia. Warga Australia sendiri diyakini telah terbunuh di Timur Tengah. Sedangkan untuk dua warga Indonesia tersebut masih dipenjara. Mereka adalah Bahrum Syah dan juga Aman Abdurrahman.

Tidak hanya itu saja, JAD juga diketahui bertanggung jawab atas serangan Bom Bali pada tahun 2002.

Komentar

komentar


Terbaru

Ini Komentar FPI Terkait Penolakan Gereja Santa di Bekasi

SURATKABAR.ID – Aang Khunaifi yang merupakan Ketua Front Pembela Islam (FPI) cabang Babelan, Bekasi, menolak tuduhan “biang keladi kericuhan saat aksi penolakan pembangunan Gereja...

Djan Faridz Akan Maafkan Haji Lulung dengan Syarat…

SURATKABAR.ID - Djan Faridz selaku Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta berjanji akan memaafkan Abraham Lunggana atau Haji Lulung dengan satu syarat—berbalik mendukung Ahok-Djarot...

Sarman Akhirnya Bebas dari Penjara Setelah Dituduh Lakukan Tindakan Asusila di Masjidil Haram

SURATKABAR.ID - Jamaah umrah asal Jawa Tengah bernama Mbah Sarman akhirnya bisa dipulangkan ke Tanah Air oleh Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah, Arab...

Mengejutkan! Begini Curahan Hati Rhoma Irama Ketahui Ridho Nyabu

SURATKABAR.ID – Pada Jumat (24/3/2017), netizen digegerkan oleh penangkapan penyanyi dangdut Ridho Irama atau Ridho Rhoma di kawasan Daan Mogot. Dalam penangkapan tersebut, polisi...

Benarkah Video Ini Buktikan Hingga Saat Ini Masih Ada Suku Purba Yang Hidup di...

SURATKABAR.ID - Baru-baru ini, sebuah akun Youtube bernama Fredography membuat sebuah kehebohan dengan video yang ia unggah. Pasalnya, dalam video yang diunggahnya sempat terlihat sosok misterius...

Video Viral! Aksi Dua Ibu-Ibu ‘Terkam’ Jambret Sampai Lari Terbirit-birit

SURATKABAR.ID – Sebuah video rekaman CCTV belakangan ini viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Arie Mursadi. Dalam caption di...

Heboh! Soal Ini SID Tolak Mentah -Mentah Tawaran Rp 1M Dari Presiden Jokowi

SURATKABAR.ID - Presiden Joko Widodo membuat program #jokowimenjawab pada Februari 2017 lalu. Program tersebut bermaksud memberi ruang bagi anak muda untuk bebas mengirimkan pertanyaan...