Latihan TNI dan FPI Menyalahi Prosedur, Dandim Lebak Dicopot


fpi-dan-tni-lakukan-latihan-militer-bersama-di-banten-a


SURATKABAR.IDKomandan Daerah Militer (Dandim) 06/03 Lebak Banten, Letkol Czi Ubaidilah dinyatakan menyalahi aturan oleh Kodam III/Siliwangi karena telah melakukan pelatihan bersama dengan Front Pembela Islam (FPI) tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dandim Lebak Banten dianggap lalai dan tidak mengikuti aturan yang berlaku di dalam tubuh TNI.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilaksanakan oleh Kodam III/Siliwangi terhadap Dandim Lebak, ditemukan kesalahan prosedur, yaitu Dandim tidak lapor terlebih dahulu baik kepada Danrem maupun Pangdam III/Siliwangi sebelum menyelenggarakan kegiatan Bela Negara tersebut,” ujar Kepala Peneran an Daerah Militer (Kapendam) II Siliwangi, Letkol Arh M Desi Ariyanto, pada Minggu (8/1/2017) seperti yang dilansir di viva.co.id.

Berdasrkan pada Letkol Desi, seharusnya Dandim Lebak melakukan prosedur yang benar. Prosedur tersebut adalah mendapatkan persetujuan hirarki.

Hal ini berarti bahwa, pihak Dandim 06/03 Lebak harus terlebih dahulu  lapor pada Danrem 064/Maulana Yusuf. Selanjutnya setelah pelaporan itu akan terus ke Kodam III Siliwangi.

“Pangdam III Siliwangi memutuskan untuk memberikan sanksi kepada Dandim Lebak, yaitu dicopot dari jabatannya dan segera digantikan oleh pejabat yang baru,” ujarnya.

Sebelum berbuntut seperti ini, sebelumnya santer beredar pemberitaan mengenai adanya latihan bersama antara FPI dengan Dandim 06/03 Lebak. Acara tersebut digelar untuk latihan Pendahuluan Bela Negara dan sudah dilaksanakan pada Kamis (5/1/017) di Lebak, Banten.

Hal tersebut beredar setelah pihak FPI mengunggah di Instagram DPP FPI. Di dalam foto yang diunggah tersebut, disebutkan jika FPI sedang menggelar Pelatihan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) yang dipimpin langsung oleh anggota TNI sebagai mentornya.

Tidak hanya melakukan PPBN, diketahui juga dalam acara tersebut diadakan penanaman 10.000 pohon di sekitaran Kabupaten Lebak, Banten. Foto-foto tersebut diunggah pada Sabtu (7/1/2017) kemarin.


BAGIKAN

Berita sebelumyaTim Pemenangan Agus-Sylvi Tolak Dianggap Dekat dengan FPI
Berita berikutnyaSejarah Islam di Jepang Pada tahun 1900 – 1920

Komentar

komentar


Terbaru

Fahri Hamzah Ngantor Di DPR Pakai ‘Seragam’ Gerindra, Ternyata Begini Respon Fadli Zon

SURATKABAR.ID - Entah jadi sinyal atau sekedar kebetulan, tapi Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah disebut sudah seperti kader Partai Gerindra.Fahri sendiri saat ini...

Politikus PDIP Kompak Menolak, Kenapa Jokowi Malah Dukung Nobar Film G30S/PKI?

SURATKABAR.ID - Instruksi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk melakukan nonton bareng atau pemutaran film Pengkhianatan G30S/PKI memang meimbulkan polemik. Meski begitu, Presiden Joko Widodo...

Panglima TNI Sebut Akan ada 5 Ribu Senjata Masuk Secara Ilegal, Anggota DPR Singgung...

SURATKABAR.ID - Pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengenai masuknya 5 ribu senjata ilegal ditanggapi serius oleh sejumlah pihak. Diantaranya adalah Wakil Ketua Umum...

Pemutaran Film G30S/PKI Bisa Jadi Pisau Bermata Dua untuk Gatot Nurmantyo

SURATKABAR.ID – Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika menyebutkan jika instruksi pemutaran film penumpasan Pengkianatan G30S/PKI merupakan pisau bermata dua bagi popularitas dan elektabilitas...

Pernah Menjabat 2 Kali Ikuti Jejak Ayahnya, Inilah Wali Kota Cilegon TB Iman Ariyadi...

SURATKABAR.ID – Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepala daerah kembali dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada Sabtu (23/9/2017) dini hari tadi, Wali Kota Cilegon, Tubagus...

Soal Film G30S/PKI, Try Sutrisno Beri Pesan ke Panglima TNI

SURATKABAR.ID - Ramainya perbincangan publik mengenai polemik pemutaran film penghiatan G30S/PKI yang telah diintruksikan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mendapatkan komentar dari Mantan...

Jokowi Ingin Ada Film G30S/PKI Versi Baru, Begini Jawaban Tegas Panglima TNI

SURATKABAR.ID - Rencana nonton bareng film G30S/PKI menjadi sorotan akhir-akhir ini. Beberapa pihak memberikan dukungan, sementara yang lain menolak dengan alasan tak sesuai dengan...