Seorang Ustad Bertemu Hantu di Mekkah, Kesaksiannya Mengejutkan


SURATKABAR.ID – Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah merupakan dua tempat yang sangat ingin di kunjungi oleh umat Islam, baik yang melaksanakan ibadah haji maupun umrah.

Dua masjid bersejarah ini selalau ramai dikunjungi oleh umat Islam dari berbagai negara. Namun, seorang ustad mengaku bertemu hantu di kedua tempat suci tersebut. Bagaimana bisa?

Pengakuan ini datang dari Ustad Muflih Safitra, seorang pendakwah kondang asal Kalimantan Timur. Ia membagikan kisahnya di Facebook pada 1 Maret 2018 lalu.

Ia mengatakan, apa yang disebutnya hantu ini bukanlah makhluk halus, melainkan orang jahat. Meski tak melukai korbannya, orang jahat tersebut kerap menipu korbannya. Biasanya, modusnya mengaku sebagai mahasiswa miskin. Tak jarang pula mereka mengaku dari Palestina dan meminta dana sosial untuk masyarakat di negaranya.

Baca juga: Mantan Perampok Bertemu Korbannya di Depan Ka’bah, yang Selanjutnya Terjadi Mengharukan

“Ada seseorang jalan atau duduk dekat Anda sambil mengatakan, “Apakah kamu orang Indonesia? Saya orang Palestina. Saya mahasiswa di dini dan saya miskin”. Itu dilakukan sambil menjulurkan tangannya meminta uang,” tulisnya di Facebook.

Selain itu, ada pula orang-orang berwajah India, Pakistan dan Bangladesh yang akan mengajak bicara dalam bahasa Inggris. Mereka akan mengaku kehilangan tas, paspor, dan terpisah dengan keluarganya. Mereka pun akan meminta uang.

“Ketika Anda ternyata ‘baik hati’ (baca: terlalu lugu) dan memberikan Soekarno Hatta mereka akan minta beberapa lembar,” lanjutnya.

Ustad Muflih pun menegaskan bahwa mahasiswa di Arab Saudi tak membayar uang kuliah. Mereka bahkan mendapat beasiswa 900-3.000 riyal atau sekitar Rp 3 juta-11 juta. Oleh karena itu, ia meminta agar jamaah haji dan umrah lebih waspada terhadap hantu yang berkeliaran di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi tersebut.

“1- Jika bertemu mereka, tolak permintaannya. Beri mereka telapak tangan.
2- Jika mampu berkomunikasi dengan mereka, dakwahi mereka agar mencari uang yang halal.
3- Teknik lain, jika suatu saat bertemu dan kondisi memungkinkan, ambil HP dan minta sesama jamaah rekam percakapan dengannya. Jika dia benar penipu, beritahu sesama jama’ah agar tidak ada yang menjadi korbannya,” tulisnya sebagai kesimpulan.

*KENALKAN, 'HANTU' MASJIDIL HARAM DAN NABAWI*Jama'ah haji dan umroh yang Allah rahmati,Mungkin Anda pernah atau akan…

Posted by Umroh & Haji Ustadz Muflih Safitra on Wednesday, February 28, 2018