MUI dan Mahfud MD Sikapi Wanita Salat di Gereja yang Kini Jadi Viral


SURATKABAR.ID – Baru-baru ini, foto seorang wanita yang sedang salat di gereja menjadi viral di media sosial. Foto yang menarik perhatian publik tersebut diambil oleh Ramadan Yahya, seorang reporter asumsi.co, sebelum akhirnya diunggah ke akun Twitter pribadinya @_ramadhanyaya pada Sabtu (03/06/2018). Ramadan Yahya memotret foto wanita sedang salat tersebut di Gereja GPIB Pniel (Gereja Ayam), Pasar Baru, Jakarta.

“Jumat (01/06/18) kmrn, sy lihat lgsg pemandangan ini, seorg ibu salat maghrib usai buka puasa di Gereja GPIB Pniel (Gereja Ayam), Pasar Baru, Jakarta. Satu hal yg sy dpt usai mengabadikan momen ini, bhw Indonesia memang sdg baik-baik saja, hny org jahat yg membuatnya tak baik,” tulis Ramadhan Yahya, seperti dikutip dari laporan IDNTimes.com, Selasa (05/06/2018).

Hingga Senin (04/06/2018), tweet tersebut telah mendapat 1.668 retweet dan 1.515 likes. Bagaimana faktanya, bolehkah muslimin dan muslimah salat di Gereja? Simak penjelasannya sebagai berikut.

1. Mahfud MD sebut Habibie sebagai contoh

Anggota Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menyebut sosok B.J. Habibie sebagai contoh.

Melalui akun Twitter-nya @mohmahfudmd, Mahfud MD menyebutkan saat belajar di Jerman, Habibie pernah solat di sebuah gereja.

Baca juga: Hari Lahir Pancasila, Gereja Katedral dan Gusdurian Gelar Buka Puasa Bersama

“Itu juga yang dilakukan oleh Habibie dlm perjuangan beratnya ketika belajar di Jerman. Dia salat dan berdoa di sebuah gereja sambil menangis dlm munajat dan bertemu Romo Mangunwijaya di gereja tsb,” ungkap Mahfud MD.

”Seluruh bumi ini adalah masjid (tempat bersujud). Islam adl rahmat bg alam,” tukasnya.

2. MUI juga tak permasalahkan salat di gereja

Anggota Komisi Fatwa MUI Amminudin Yaqub juga tak mempermasalahkan salat di gereja. Sama seperti Mahfud MD, Yaqub menyebut bumi Allah ini adalah masjid.

“Iya, boleh saja. Bumi Allah ini adalah Masjid. Di manapun boleh salat kecuali di tempat-tempat itu ada yang bersifat najis. Maka itu tidak diperbolehkan,” ujar Yaqub saat dikonfirmasi IDN Times, Senin (04/06/2018).

Sebagai informasi, pernyataan Yaqub dan Mahfud MD merupakan salah satu hadist yang diriwayatkan dari sahabat Abu Said r.hu; Rasulullah saw telah bersabda, “Semua bumi adalah masjid dan suci, kecuali maqbarah [kuburan] dan kamar mandi.”

Hadis di atas diterangkan dalam Kitab Musnad Imam Ahmad, Juz XXIII, halaman 403, nomor hadis 11358; dan dalam Kitab al-Musnad al-Jami’, Juz XIII, halaman 335, nomor hadis 4211.

3. Boleh salat di gereja, tapi ada syaratnya, apa saja?

Lebih lanjut, Yaqub memberikan batasan atau syarat dalam salat di gereja.

“Salat seperti kasus salat di gereja itu tidak masalah, selama akidah-nya tetap terjaga dalam arti tidak ada percampuran keyakinan.

Dalam ketentuan syariat salat itu yang penting suci tempat, kemudian menghadap ke kiblat ya hanya itu,” terang Yaqub.

Selain itu, Yaqub juga menambahkan salat berjemaah di gereja tak masalah jika memang ada keterbatasan pilihan masjid seperti yang dialami umat Muslim di negara non-Muslim.

“Banyak di negara non-Muslim masyarakat salat di Gereja, salat Jumat di Gereja tidak masalah. Karena ketiadaan tempat,” demikian ia menutup dialognya.