Bayi Lahir dengan Mulut Berbusa dan Sebar Aroma Busuk, Penyebabnya Bikin Syok!


SURATKABAR.ID – Ibu manapun tentu akan sangat hancur berantakan ketika mengetahui kondisi sang bayi yang ada dalam kandungannya terlahir dalam kondisi tidak wajar. Pengalaman mengerikan itu dirasakan seorang wanita ceroboh berikut.

Ibu satu ini mengira tidak akan ada masalah besar yang terjadi jika bayinya lahir beberapa hari lebih lambat dari waktu sebenarnya. Namun betapa mengejutkannya ketika ia menjalani proses persalinan secara caesar di rumah sakit!

Dilansir Tribunnews.com dari Epochtimes, Sabtu (19/5/2018), saat itu sudah lebih dari sepekan melewati due date, namun bayi dalam perut wanita ini tak juga memberikan tanda-tanda akan lahir. Dan begitu ia memeriksakan kondisi kandungannya, dokter setempat menyarankan untuk segera operasi caesar.

Usai tim dokter membedah perut sang ibu, hasilnya bikin siapa pun merasa syok. Pasalnya, bayi tersebut terlihat langsung memuntahkan busa berwarna putih dengan kondisi yang hampir tercekik. Beruntung, setelah dilakukan tindakan penyelamatan darurat, sang bayi mulai memperlihatkan tanda-tanda kehidupan dengan menangis.

Melihat buah hatinya penuh dengan tinja, bahkan area wajah hingga sekujur badan bayi mungil tersebut terlihat sangat kotor, tentu membuat sang ibu tak sanggup lagi menahan air mata. Ia baru merasakan menyesalan mendalam karena tidak segera memeriksakan kandungan ketika ada yang salah.

Baca Juga: Terpaksa Layani Suami Saat Hamil Besar, Langsung Syok Ketika Dokter Beritahu Kondisi Bayinya

Fenomena ini sangat mungkin dialami wanita hamil karena kondisi oligohidramnion, yakni adanya kekurangan atau penurunan cairan amnion (ketuban) yang seharusnya melindungi janin dalam rahim sang ibu.

Tinja yang memenuhi  rahim sang ibu menjadi penyebab utama cairan ketuban tercemar. Hal tersebutlah yang akhirnya membuat sang bayi menghirup cairan amnion dan kotoran sampai paru-parunya penuh.

Ditemukan partikel tinja memenuhi paru-parunya, inilah yang membuat bayi malang ini kesulitan bernapas. Beruntung bayi malang ini berhasil diselamatkan. Dan usai mendapatkan perawatan lanjutan, kondisi kesehatannya terpantau berangsur membaik.

Kasus kelahiran yang satu ini menjadi contoh betapa pentingnya melakukan pemeriksaan rutin selama masa-masa kehamilan. Bahkan meski sang ibu tidak merasakan kondisi yang aneh. Hal ini penting untuk memantau kondisi kesehatan si jabang bayi dan juga calon ibu itu sendiri.