Tulis Komentar Provokatif di Instagram Kapolda Jabar, Pria Ini Menangis Saat Ditangkap


SURATKABAR.ID – Bijaklah menggunakan media sosial. Mungkin kalimat tersebut bisa menjadi nasehat yang tepat untuk pria berinisial FAS ini. Akibat komentar provokatif yang ditulisnya di Instagram milik Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan, FAS harus menanggung akibatnya.

Pria berusia 23 tahun ini ditangkap Direktorat Kriminal Khusus (Diskrimsus) Polda Jawa Barat pada Jumat (27/1/2017) lalu. Ia ditangkap dengan dugaan menyebarkan ujaran kebencian.

FAS mengaku dirinya menyesal telah menuliskan komentar dengan nada kebencian pada salah satu foto yang diunggah di akun Instagram milik Kapolda Jabar tersebut. Ia pun menangis sambil meminta maaf atas kesalahannya.

“Saya menyesal. Dengan sangat menyesal saya memohon maaf ke Pak Anton karena telah menuliskan kalimat itu,” tutur FAS sembari terisak, Selasa (31/1/2017) dilansir liputan6.com.

FAS juga berjanji tak akan mengulangi perbuatan yang menyeretnya berurusan dengan hukum tersebut.

“Saya tidak akan melakukan perbuatan ini lagi. Saya akan memilih mana berita yang baik dan imbang. Tidak mengambil dari satu pihak, tetapi mencerna lagi. Saya menyesal dan memohon maaf yang sebesar-besarnya,” lanjutnya.

Kasus ini bermula ketika FAS yang menggunakan akun @cuci.sepatumu menuliskan komentar negatif dan bernada provokatif di salah satu foto unggahan Kapolda Jabar pada 12 Januari 2017 lalu.

Foto itu menampilkan Kapolda Jabar yang tengah menggelar sesi wawancara bersama wartawan setelah melakukan pemeriksaan terhadap Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab atas kasus dugaan penghinaan Pancasila.

Dirkrimsus Kapolda Jabar Kombes Samudi menuturkan bahwa FAS mengaku tengah kesal pada seseorang ketika menuliskan ujaran kebencian tersebut. Sayangnya, apa yang dilakukan FAS ini telah diatur dalam undang-undang, sehingga dia harus melalui proses hukum.

Samudi menambahkan, akibat komentar tersebut, FAS dijerat Pasal 2 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaDesmond: Mulut Ahok Diselotip Saja
Berita berikutnyaRomantis, Kakek Ini Menunggu Sang Kekasih Sejak Tahun 70-an