Waduh! Meski Menyenangkan dan Bikin Nikmat, Ini Bahaya Bunyikan ‘Krek’ Leher


SURATKABAR.ID – Menyenangkan rasanya membunyikan anggota tubuh ketika pegal-pegal melanda. Anggota tubuh yang biasanya dibunyikan adalah bagian-bagian yang memiliki sendi, seperti misalnya jari tangan atau leher. Namun siapa sangka ada bahaya membayangi mereka yang suka melakukan ini, loh!

Memang ketika kita membunyikan leher tubuh akan merasa nyaman dan pegal juga hilang. Tetapi ternyata itu hanya berlaku untuk waktu yang singkat saja. Dan di baliknya ada banyak konsekuensi jangka panjang jika Anda tetap melakukan kebiasaan tersebut.

Seperti yang dilansir Liputan6.com dari Mirror, Senin (9/9/2019), bunyi yang dihasilkan ketika kita memutar leher disebabkan oleh pemisahan sementara permukaan sendi. Sehingga udara masih dan gelembungnya meletus.

Pemisahan permukaan sendi memang hanya bersifat sementara, namun ternyata membunyikan leher tetap dapat menyebabkan sobekan kecil pada arteri Anda. Dan risikonya, hal tersebut bakal membentuk gumpalan darah.

Baca Juga: Waspada! Tulang Patah hingga Bikin ‘Rudal Susah Bangun’, Ini Fakta Mengerikan dari Jatuh Akibat Bercanda Tarik Kursi

Gumpalan ini kemudian dapat mengalir ke seluruh peredaran darah di dalam tubuh Anda tanpa terkontrol. Akibatnya, gumpalan dapat berkelana dan juga berdiam diri hingga menimbulkan peradangan jalur aliran darah normal. Terutama pada bagian leher.

Untuk diketahui, di leher, terdapat gabungan dua arteri utama yang biasa disebut arteri vertebral. Gabungan keduanya akan membentuk arteri basilar yang berfungsi untuk mengalirkan darah ke otak bagian belakang. Apabila aliran darah mengalami penghambatan, risikonya adalah terkena stroke.

Memang tidak semua kejadian membunyikan leher akan berakhir pada stroke, namun hal tersebut tetap terbukti akan melemahkan ligamen, mengingat sobekan sementara dan masuknya udara ketika membunyikan leher dapat mengurangi kekuatannya.

Ligamen yang ada memiliki fungsi untuk menyatukan tulang leher dan tulang punggung. Dan bukan hanya itu saja, jaringan ikat pada sendi ini juga bertugas memudahkan perputaran beserta gerakan lainnya di leher.

Apabila kekuatan pada ligamen semakin longgar dan berkurang, maka akan risiko cidera pun akan semakin tinggi terjadi. Ada beberapa cidera yang mungkin Anda alami adalah osteoarritis atau munculnya tonjolan tulang pada permukaan sendi.

Selain itu, ligamen yang semakin melemah juga dapat mengganggu produksi cairan sendi. Hal tersebut pada akhirnya akan membawa dampak yang cukup mengganggu, yakni terbatasnya pergerakan sendi secara permanen.