Bertemu Agus dan Tidur Bareng di Penginapan, Ternyata Pagi Harinya….


SURATKABAR.ID – Wanita yang bisa disebutkan namanya ini harus lapor polisi karena ulah Agus Setiawan, teman tidurnya. Semua bermula ketika ia janji bertemu dengan Agus dan tidur bareng di penginapan Borneo di Desa Pasir Panjang, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng.

Agus sendiri akhirnya diciduk oleh pihak kepolisian. Pria warga Nanga Belantikan Raya, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau tersebut ditangkap atas laporan teman tidurnya sendiri.

Kapolres Kobar AKBP Arie Sandi ZS melalui Kasatreskrim AKP Tri Wibowo dalam rilisnya mengatakan, penangkapan terhadap Agus Setiawan setelah polisi mendapat laporan adanya dugaan penggelapan yang dilakukan pelaku.

Kasus ini bermula ketika Agus janji bertemu dengan korban dan kemudian tidur bareng di Penginapan Borneo.

“Pagi harinya, pelaku mengaku ingin membeli sarapan. Karena lokasinya jauh, meminjam sepeda motor korban. Karena merasa yakin, sepeda motor korban dipinjamkan ke pelaku,” kata Tri Wibowo (9/7/2019), dikutip dari jpnn.com.

Namun setelah beberapa jam ditunggu, pelaku tidak kunjung kembali ke penginapan Borneo. Korban panik dan kebingungan. Lantaran bukan hanya sepeda motor korban saja yang raib, tapi satu ponsel serta uang Rp 800 ribu milik korban juga hilang. Diduga uang itu juga dibawa kabur Agus.

Korban mengaku jika dari kejadian tersebut dirinya mengalami kerugian sekitar Rp 22 juta. Oleh sebab itu dirinya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kobar.

“Setelah diburu selama dua hari, kami berhasil menangkap pelaku di rumahnya. Ternyata motor korban sudah dijual oleh temannya yang juga diakui sebagai penadah,” ujarnya.

Setelah melakukan pemeriksaan secara intensif, akhirnya polisi membekuk Sular yang merupakan penadah sepeda motor hasil curian. Saat ini, Sular bersama Agus Setiawan sudah ditahan di Polres Kobar untuk proses hukum lebih lanjut


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaSekjen PSI: Saya Tahu Pak Jokowi Punya Banyak Mata-mata
Berita berikutnyaSebut Menag Lukman Terima Rp 50 Juta, Haris: Tradisi ‘Rujakan’