Tim Prabowo Akui Sembunyikan Nelayan Najib, TKN: Jangan Buat Sandiwara untuk Hal-Hal Seperti Itu


SURATKABAR.ID – Advokat Senopati 08, kelompok pengacara pendukung pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengakui telah menyembunyikan nelayan Nazibulloh, warga Pasirputih, Karawang, lantaran ketakutan.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, seperti yang dilansir dari laman Detik.com pada Rabu (23/1/2019), buka suara. Juru Bicara TKN Arya Sinulingga, menilai cara yang dilakukan BPN tidak akan bisa menyelesaikan permasalahan yang ada.

“Ini sama seperti yang disampaikan Pak Jokowi di debat. Kalau memang ada permasalahan dilaporkan, jangan disembunyikan. Kalau disembunyikan, kapan selesai masalahnya,” ujar Arya Sinulingga ketika dihubungi pada Selasa (22/1) malam.

Arya, lebih lanjut, menegaskan bahwa tidak ada tekanan yang dialami nelayan Nazibulloh seperti yang disebutkan Advokat Senopati 08. Menurutnya, tekanan dari aparat hanya mungkin terjadi di zaman Orde Baru, mustahil ditemukan di zaman sekarang ini.

“Ini kan negara hukum. Apa pun permasalahan tolong laporkan ke aparat. Jangan takut, apalagi kan sudah mencuat. Tidak mungkin ada tekanan seperti itu, memangnya kita zaman Orde Baru?” tegas Arya kemudian.

Baca Juga: ‘Kuliti’ Gerak Tubuh Jokowi dan Prabowo Saat Debat, Pakar Bahasa Non-Verbal Buka-Bukaan

“Kalau Orde Baru boleh, lah kita ngomong seperti itu. Kalau dibuat begitu ya, tidak akan selesai masalahnya. Jadi jangan membuat sandiwara untuk hal-hal seperti ini. Terbuka saja, santai. Tidak ada yang perlu ditakuti,” imbuh Arya.

Senada, Juru Bicara TKN Irma Chaniago juga menilai langkah yang diambil Advokat Senopati 08 terbilang aneh. Seharusnya bukan disembunyikan, menurut Irma, Nazibulloh sepatutnya diberi pendampingan hukum.

“Kami tentu merasa ada sesuatu yang aneh dan ingin disembunyikan oleh pihak 02 terkait ‘menyembunyikan’ Najib. Jika memang faktanya benar, harusnya tim pengacara memberikan pendampingan, bukan justru membawa lari. Pertanyaannya ada apa? Kenapa begitu takut diklarifikasi?” ujar Irma.

Advokat Senopati 08, kelompok pengacara pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, sebelumnya mengeluarkan pengakuan telah menyembunyikan Nazibulloh. Ada pun langkah tersebut terpaksa mereka ambil lantaran Nasibulloh alias Najib tengah dilanda ketakutan karena menjadi buruan aparat.

“Najib ada sama kami di suatu tempat rahasia. Kami bermaksud menenangkan Najib karena saat ini dia ketakutan,” jelas kuasa hukum Najib dari Advokat Senopati 08, Zaenal Abidin, ketika dihubungi untuk dimintai klarifikasi, Senin (21/1) lalu.