Pernah Live FB Coba Akhiri Hidup, Nasib Ibu dan Anak Ini Berakhir Mengenaskan


SURATKABAR.ID – Senin (10/9/2018) sekitar pukul 17.30 WIB, seorang bocah berusia 3 tahun ditemukan tewas mengapung di Sungai Pemali, Pesantunan, Wanasari, Brebes. Bocah ini adalah Abdul Falah Eka Cahya.

Sehari kemudian atau pada Selasa (11/9/2018), jenazah ibundanya, Dian Pamularsih ditemukan mengapung tak jauh dari lokasi Abdul ditemukan.

Muncul dugaan, wanita 21 tahun tersebut mengajak anaknya menceburkan diri ke sungai untuk mengakhiri hidup. Pada jenazah keduanya juga tak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Menurut pihak keluarga, Dian dan Abdul berpamitan keluar rumah pada Senin (10/9/2018) pagi, sekitar pukul 10.00 WIB. Menurut bibi Dian, Nokiah, ia juga berpesan agar pihak keluarga tak mencari dirinya.

“Mereka berpamitan akan pergi. Dia mengatakan tidak usah dicari lagi,” ujar wanita 51 tahun tersebut, dilansir tribunnews.com, Rabu (12/9/2018).

Baca juga: Rumah Dikepung Tembok Tetangga karena ‘Tanah Helikopter’, Ternyata Begini Aturan Hukumnya

Nokiah melanjutkan, Dian memiliki masalah dalam rumah tangganya. Oleh karena itu, ia memutuskan pergi dari rumah.

Mertua Dian, Ismanto juga menuturkan hal serupa. Dian berpamitan akan keluar jalan-jalan. Pria 63 tahun ini juga membeberkan bahwa Dian kerap bertengkar dengan sang suami.

“Pas pamitan, ngomongnya mau jalan-jalan. Ya memang anak saya sering bertengkar dengan istrinya itu. Setelah mengalami kecelakaan, dia sering ngamuk di rumah,” terangnya.

Bukan hanya pertengkaran suami istri biasa, ternyata suami Dian kerap memecahkan kaca rumah ketika mengamuk.

Sebelumnya, wanita cantik tersebut sempat beberapa kali mengakhiri hidupnya bersama sang anak. Bahkan, ia pernah melakukan live Facebook saat mencoba mengakhiri hidup.

Berdasarkan postingan akun Facebook Yuni Rusmini, Rabu (29/8/2018) lalu, Dian live di Facebook menggunakan akun Mamah’nya Rama. Dalam video yang beredar, terlihat ia berada di pinggir sungai seraya menggendong sang anak.

Dian menangis dan sempat memperlihatkan wajahnya ke kamera. Saat itu, apa yang dilakukan Dian menyita perhatian warga sekitar. Ketika dihampiri warga, Dian mengaku hanya ingin sendiri.

Hingga video live itu berakhir, Dian terdengar menangis kencang. Beberapa orang menghampirinya dan mencoba menenangkan Dian. Mereka juga membujuk agar Dian memikirkan anaknya.

Jika ini yang terbaik, aku bisa apa mungkin ini Jalan satu-satunyanya Aku iklhas ya Allah,” tulis Dian ketika live di Facebook akhir Agustus lalu.