Soal Mobil Esemka, Sandiaga: Saya Jadi Pembeli Pertama


SURATKABAR.ID – Sebagai dukungan agar mobil Esemka menjadi mobil nasional Republik Indonesia, calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno, mengklaim akan menjadi orang pertama yang membelinya apabila mobil tersebut sudah diproduksi. Pendapatnya, mendukung hasil produksi lokal ialah bentuk dari keberpihakan. Sandiaga ingin agar Indonesia mempunyai industri dengan nilai tambah yang besar.

Mengutip laporan AntaraNews.com, Kamis (08/11/2018), Mantan Wagub DKI tersebut mengatakan bahwa setiap negara tentu bangga mempunyai mobil nasional—produk otomotif orisinil Tanah Air.

“Kalau mobil Esemka itu keluar, saya adalah salah satu yang jadi pembeli pertama,” tutur Sandiaga dalam diskusi tentang impor di Media Center Prabowo-Sandi di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu (07/11/2018).

“Buat saya ini adalah bentuk keberpihakan. Tapi jangan dipolitisir. Ini suatu kebanggaan,” ungkap cawapres yang didukung oleh Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa yang diprioritaskannya untuk saat ini adalah pembangunan industri dengan nilai tambah yang besar, salah satu contohnya yakni industri pengolahan.

Baca juga: Sandiaga Uno: 2019 Kita Ganti Pemerintahan yang Fokus pada Ekonomi

“Buat kami sebetulnya untuk lapangan pekerjaan ini harga mati, imbuh Sandiaga.

Reverse Industrialisasi

Dia melanjutkan, demi perkembangan yang baik, industri diberi insentif. Dengan demikian, industri bisa menjadi solusi untuk meningkatkan ekspor dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Menurutnya, industrialisasi saat ini harus di-reverse dengan memberikan insentif sehingga pabrik-pabrik akan ada lagi di Indonesia. Banyaknya industri pabrik inilah yang kemudian menjadi solusi untuk lapangan kerja terbuka, seperti dikutip dari laporan Tempo.co.

Selama ini Esemka digadang-gadang akan menjadi mobil nasional. Mobil tersebut dikabarkan sudah mulai diproduksi di pabriknya di Boyolali. Pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi, yang berada di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, disebut-sebut merupakan markas perakitan mobil Esemka.

Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian lansiran Detik.com, mobil Esemka memiliki pilihan mesin berkapasitas 1.000 cc. Di antaranya adalah pikap Bima dan mobil penumpang 1.000 cc. Jika dilihat spesifikasi kapasitas mesinnya, mobi ini setara dengan mobil kategori low cost green car (LCGC).

Prabowo juga Beli

Dalam diskusi terkait, Ketua DPP Partai Vasco Ruseimy Berkarya ikut mengomentari bahwa pembeli pertama mobil esemka ialah Prabowo Subianto.

“Pak Prabowo juga udah pesen juga mau jadi pembeli pertama, pembeli kedua berarti Bang (Sandi)?,” tanya Vasco, menukil Liputan6.com.

“Boleh Pak Prabowo pembeli pertama, saya pembeli kedua, gak jadi masalah yang penting saya dapet nomor urut 2,” balas Sandiaga menimpali.

Poling #Pilpres2019 SuratKabar.id
Jika Pilpres 2019 dilaksanakan hari ini, pasangan mana yang akan anda pilih?
Klik 'Vote!' untuk melihat hasil polling sementara.