Terkuak! Hewan Predator Teror Sungai Brantas, Inilah Fakta-Fakta Mengejutkan Arapaima Asal Hutan Amazon


    SURATKABAR.ID – Ikan Arapaima gigas beri ‘teror’ di Sungai Brantas, Jawa Timur. Penemuan ikan predator asal Sungai Amazon, Amerika Selatan berukuran sekitar 1,5 hingga 2 meter tersebut sontak menghebohkan warga. Pasalnya, keberadaan mereka dapat menghancurkan ikan lain di sungai tersebut.

    Penemuan ikan-ikan berukuran raksasa tersebut, seperti yang dilansir dari laman Detik.com pada Selasa (27/6/2018), terungkap setelah pemilik akun Facebook bernama Riska Darmawanti mengunggah foto-foto ikan berwarna hitam yang dapat dengan leluasa menghabisi penghuni Sungai Brantas.

    Habitat asli ikan Arapaima sendiri sebenarnya di perairan tropis Amerika Selatan. Ikan yang memiliki nama Latin Arapaima gigas ini termasuk ikan penghuni air tawar paling jumbo di seluruh dunia. Mereka bisa tumbuh hingga panjang mencapai 3 meter dan berat sampai 200 kilogram!

    Setelah sebelumnya beberapa ikan Arapaima sengaja dilepaskan di Sungai Brantas, tepatnya di MKP Brantas atau Taman Brantas Indah (TBI), di Jalan Raya Mlirip, Jetis pada Senin (25/6) siang, para pemburu ikan di lokasi tersebut langsung berlomba-lomba menjadikannya sebagai ikan buruan.

    Berikut beberapa fakta mengejutkan terkait teror yang tercipta karena keberadaan ikan Arapaima di Sungai Brantas yang notabene bukan merupakan habitat aslinya:

    Baca Juga: Detik-Detik Arapaima Predator Asal Amazon Dilepas di Sungai Brantas, Saksi Mata Beberkan Fakta Mengejutkan

    Ikan Predator Jadi Ancaman

    Terkait keberadaan ikan predator asal Amerika Selatan di Sungai Brantas, Kepala Seksi Konservasi Wilayah III BKSDA Jawa Timur Dodit Ariguntoro buka suara. Menurutnya, ikan-ikan berukuran raksasa itu sangat mungkin mengancam kehidupan ikan-ikan penghuni asli Sungai Brantas.

    “Ikan Arapaima gigas secara ekologis jenis ikan presator dan ditakutkan mengancam jenis ikan asli Indonesia. Kebanyakan warga tidak sadar apa yang harus dilakukan. Apalagi mereka juga tahu kalau ikan ini akan mengancam pendapatan mereka,” tutur Dodit, Selasa (26/6), dikutip dari Detik.com.

    Rupanya ikan asli benua Amerika ini pertama kali ditemukan pada Minggu (24/6). Mendapati hewan asing di sungai tersebut, sejumlah warga langsung geger. Pasalnya, ikan tersebut berukuran kurang lebih 1,5 meter dengan berat hingga 40 kilogram.

    Petugas berhasil menangkap tiga ekor Arapaima di Sungai Brantas, Selasa (26/6) kemarin. Karena gagal menangkap menggunakan jala, mereka kemudian terpaksa menggunakan setrum untuk melumpuhkan ikan-ikan raksasa tersebut.

    “Tadi pagi kita meluncur dari Surabaya dan bergabung dengan teman-teman dari Ecoton. Hari ini sudah ketemu tiga. Lebih dari 7 totalnya yang sudah ditemukan. Tiga ekor (ikan Arapaima) ini (ditangkap) pakai setrum,” ungkap Dodit lebih lanjut.

    Arapaima Masuk dalam Ikan Berbahaya

    Sang pemilik diduga melepas sekitar 70 ekor ikan Arapaima ke Sungai Brantas. Padahal predator tersebut masuk ke dalam kategori hewan yang dilarang dibawa masuk ke wilayah Indonesia. Hal itu termuat dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 41 Tahun 2014.

    Dalam Pasal 2, peraturan mengenai larangan memasukkan jenis ikan berbahaya dari luar negeri ke Indonesia menjelaskan bahwa, setiap orang dilarang keras membawa masuk ikan berbahaya dari luar negeri. Dan Ikan Arapaima gigas masuk dalam daftar ikan-ikan yang dilarang sesuai peraturan tersebut.

    Meski disebut sebagai ikan predator yang berbahaya dan dilarang masuk ke wilayah Indonesia, ikan Arapaima rupanya aman dikonsumsi manusia. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Balai Besar KSDA Jatim Nandang Prihadi.

    “Ikannya mirip dengan arwana. Kemarin kita dari BKSDA dan Karantina Ikan melakukan sosialisasi ke masyarakat bahwa ikan ini tidak berbahaya untuk dikonsumsi manusia. Di negara asalnya dikonsumsi,” jelas Nandang pada Selasa (26/6).

    Fakta mengejutkan lain tentang ikan Arapaima adalah, ikan jenis ini ternyata cukup banyak dijual di situs jual beli online. Menurut hasil penelusuran Detik.com di situs bukalapak.com, ketika dimasukkan kata kunci ‘ikan arapaima gigas’, muncul tawaran Arapaima yang dijual.

    Untuk ikan Arapaima berukuran 130 cm, di situs bukalapak.com dijual dengan harga cukup tinggi, yakni Rp 9,2 juta. Sementara di forum jual beli Kaskus, Arapaima seberat 10 gram dipatok dengan harga Rp 902.500.

    Pasca dilepaskan ke Sungai Brantas, ikan Arapaima gigas menjadi incaran para pencari ikan di Mojokerto. Ikan air tawar asal Amerika Selatan tersebut mereka jual dengan harga Rp 20 ribu setiap kilogramnya.