Sambut HUT Jakarta, Anies Kutip Karya Empu Prapanca di Rapat DPRD


SURATKABAR.ID – Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD DKI memperingati HUT Jakarta ke-491, di Gedung DPRD DKI, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pidatonya yang khusus. Menjelang akhir pidato terkait HUT Jakarta itu, pada Jumat (22/06/2018), Anies menyampaikan sedikit kisah dalam Kakawin Nagarakretagama karya Empu Prapanca. Anise menyampaikan Sri Nata Wengker berkata lantang di hadapan para pembesar dan para wedana dalam  buku itu.

“Cintailah rakyatmu, dan berusahalah memajukan kampungmu! Jembatan, jalan, bangunan, pepohonan dan tempat peribadatan supaya dibina. Perhatikan tanah rakyat. Perhatikan tanah rakyat, jangan sampai jatuh ke tangan petani besar,” ujar Anies Baswedan menirukan Sri Nata Wengker, seperti dikutip dari laporan Tempo.co, Sabtu (23/06/2018).

“Agar penduduk jangan sampai terusir dan harus mengungsi ke wilayah tetangga. Tepati segala peraturan untuk membuat kampung bertambah sejahtera,” demikian Anies membacakan.

Saat diitemui usai acara, Anies menerangkan, karya yang telah berumur ratusan tahun itu masih relevan dengan kondisi saat ini. Anies juga menyampaikan apa alasannya mengutip karya tersebut, yang katanya bertujuan sebagai pengingat.

“Pengingat bagi kami dan semua yang bekerja di kampung bernama Jakarta yang hari ini diperingati ke 491,” demikian ucap Anies Baswedan.

Baca juga: Presiden Jokowi Ungkap Alasannya Memilih Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar

Selain pidato dari Gubernur, beberapa tarian khas Jakarta ditampilkan dalam Rapat Paripurna khusus HUT Jakarta itu. Acara itu juga dimanfaatkan untuk memberi penghargaan kepada para atlet dan pelajar berprestasi asal DKI Jakarta.

Anies Akui Masih Punya Banyak Pekerjaan Rumah

Melansir laporan Liputan6.com, pemerintah provinsi DKI Jakarta kali ini mengangkat tema “Adil, Maju, Bahagia” dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-491, seperti yang disebutkan Gubernur Anies Baswedan. Rangkaian perayaan sudah dimulai sejak sebulan lalu, mulai dari Festival Danau Sunter hingga rapat paripurna istimewa HUT DKI Jakarta, Jumat (22/06/2018).

Anies Baswedan mengawali pidato di paripurna istimewa dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut membangun Ibu Kota. Dia juga mengungkap masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikannya. Pekerjaan rumah itu antara lain, mengentaskan kemiskinan dan menekan angka pengangguran.

“Tingkat Kemiskinan yang tinggi mencapai 3,78%, tingkat pengangguran terbuka tahun lalu mencapai 7% artinya 300 ratus ribu lebih pengangguran. Karena itu Program Kegiatan Pembangunan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berorientasi, serta memihak kepada masyarakat kurang mampu di Kota Jakarta,” beber Anies Baswedan di DPRD DKI, Jumat (22/6/2018).

Mantan Mendikbud itu pun mengutip sebuah cerita yang diambil dari kitab Negarakertagama karya Empu Prapanca. Cerita itu menuturkan soal Sri Nata Wengker yang berkata lantang di hadapan para pembesar dan para wedana, agar pejabat memperhatikan rakyat kecil.

“Perhatikan tanah rakyat, jangan sampai jatuh ke tangan petani besar. Agar penduduk jangan sampai terusir dan harus mengungsi ke wilayah tetangga. Tepati segala peraturan untuk membuat kampung bertambah sejahtera,” sebut Anies.