Legenda Ikan Mas Raksasa Danau Toba dan Kecelakaan KM Sinar Bangun, Warga Beberkan Fakta Mengejutkan


SURATKABAR.ID – Penangkapan ikan mas berukuran tak lazim di Danau Toba, kawasan Tao Silalahi, Desa Paropo, Kecamatan Silalahi Sabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, dikait-kaitkan dengan kecelakaan tenggelamnya KM Sinar Bangun pada Senin (18/6), sekitar pukul 17.15 WIB lalu.

Terkait penangkapan ikan raksasa tersebut, seperti yang dilansir dari laman Tribunnews.com pada Jumat (22/6/2018), dibenarkan Salmon Silalahi, pemilik Pemancingan Rumah Singap, Desa Paropo, Kecamatan Silahi Sabungan, Kabupaten Dairi.

Salmon Silalahi mengungkapkan, waktu memancing adalah pada Senin (18/6) sekitar pukul 16.00 WIB, bukan hari Minggu (17/6) seperti yang diberitakan. Selain itu, berat ikan mas juga hanya 13,5 kilogram, sedikit lebih kurang dari 14 kilogram yang disebutkan dalam berita viral sebelumnya.

Ia menambahkan bahwa ikan mas berukuran raksasa tersebut didapatkan oleh seorang pemancing langgganannya, Tobat Girsang. Warga Tigaraja, Kabupaten Simalungun tersebut memang sudah seringkali memancing di tempat miliknya.

“Bukan hari Minggu dapatnya (seperti berita viral), tapi hari Senin tanggal 18 kemarin sekitar jam 4-an. Si Tobat Girsang biasa mancing di sini ada dapat ikan mas seberat 13,5 kilo. Ya, masyarakat di sini biasa saja, rezeki itu,” tutur Salmon pada Kamis (21/6), dikutip dari Tribunnews.com.

Baca Juga: Kejanggalan Tenggelamnya KM Sinar Bangun. Nahkodanya Ternyata …

Ketika Tobat mendapatkan ikan mas ukuran cukup besar, tak seorang warga ataupun orang yang dituakan di desa menyarankan agar hasil tangkapan tersebut segera dikembalikan ke Danau Toba untuk menghindari musibah.

“Ikan yang didapat lae Girsang itu dibawanya pulang ke Simalungun. Biasa sering mancing dia kemari. Dapat ikan besar itu rezeki, bukan musibah. Di kerambah tempat pemancingan ikanku ada yang lebih besar lagi. Ada yang sampai 20 kilo bahkan 25 kilo. Cuma belum ada aja pemancing di sini yang dapat,” ungkapnya.

Bahkan, ia menambahkan, tidak lebih dari setahun yang lalu, ada warga setempat memancing di tempatnya dan berhasil mendapat ikan mas seberat 14 kilogram. Dan itu terakhir kalinya ada pemancing yang mendapat hasil tangkapan cukup besar.

“Kita berpikir logika saja. Apa mungkin ikan yang katanya 14 kilogram membalikkan kapal? Yang betul, memang kapalnya yang kelebihan muatan. Di kawasan Danau Toba ini, angin kencang dan ombak besar udah biasa,” papar Salmon panjang lebar.

Tak berbeda dengan Salmon, seorang bermarga Silaen, warga Tigaeaja, Kecamatan Girsang Sipangbolon (Parapat) memberikan tanggapan serupa. “Tahun 2016, saya pernah mendapat ikan mas sebesar 18 kilo. Waktu itu, sekitar jam delapan malam, dapat ikannya di Siburak-Burak, Tigaraja. Jadi jangan dikaitkan dengan mistis atau aneh,” tukasnya.

Sebelumnya, tulisan dan foto yang diunggah akun Facebook Rismon Sirait viral dan ramai diperbincangkan warganet. Dituliskan bahwa foto ikan mas berukuran raksasa hasil tangkapan warga tersebut menjadi penyebab tenggelamnya KM Sinar Bangun beberapa waktu lali.

Tanggal 17 Juni 2018 pukul 16.30 Ikan mas seberat 14 Kg didapat pemancing di Desa Paropo Tao Silalahi. Ikan Mas paling besar dan saya juga yakin ini paling besar didapat di Danau Toba dalam kurun waktu 20 tahun terakhir,” tulis Rismon, Rabu (20/6), pukul 10.20 WIB.

Berikut beberapa foto penampakan ikan mas raksasa yang ditangkap warga di Danau Toba,  seperti yang dihimpun dari Detik.com, Jumat (22/6/2018):