Keren.. Ternyata Polwan Cantik Ini Penghafal 20 Juz Al Qur’an


664xauto-bripda-rizka-polwa

Bripda Rizka Munawwaroh, perempuan yang biasa dipanggil Rizka yang juga seorang Polwan di Polda Sumatera Selatan memang sama sebagaimana polwan lainnya. Namun mungkin tak banyak yang tahu siapa dirinya yang sebenarnya. Tak disang ternyata perempuan kelahiran Palembang, 15 Agustus 1996 ini mempunyai kelebihan yang tak banyak dipunyai oleh Polwan lainnya, yakni mempunyai hafalan Al-Quran.

Polwan dengan paras mengatakan akan terus berusaha menambah hafalannya hingga mencapai 30 juz. “Sudah punya niat menghafal Al-Quran sejak SD, tetapi sempat berhenti karena pikirannya saat itu maunya main terus. Jadi setelah SMP, kembali menghafal dan terus dilakukan hingga saat ini,” jelasnyaperempuan termuda dari dua bersaudara ini.

Menurutnya menjadi penghafal Al-Quran merupakan hal yang istimewa, karena ia yang mempunyai hafalan tersebut, saat ia mengikuti seleksi/ ujian tes, ia merasa selalu diberikan kemudahan. “Punya cita-cita ingin kuliah di Mesir dan sudah ikut tes, setelah itu dapat panggilan. Begitu pula dengan ikut tes polisi dan mendapat panggilan,” begitu pengalamannya.

192743_383747_Polisi_Hafiz_

Ia-pun pernah merasakan saat-saat yang sulit dalam menentukan pilihannya, cita-cita ingin melanjutkan keperguruan tinggi di Mesir dan mendalami ilmu agama, namun di sisi lain kesempatan menjadi Polwan juga tidak mudah dan tidak akan datang untuk kedua kalinya. Perempuan ini-pun  akhirnya menjatuhkan pilihannya untuk menjadi Polwan dan menurutnya Polwan memang sudah jalan hidupnya. Meski mengurungkan niatnya untuk kuliah di Mesir dan ingin memperdalam ilmu agamanya, ia tetap membulatkan tekad untuk terus menghafal Alquran sebagai media utama untuk memperdalam ilmu agama juga sebagaimana yang telah ditegaskan diatas.

Dalam menghafal Al-Quran, ia mengungkapkan menggunakan sistem baca hingga 3 kali dan kemudian diulang kembali setiap ayat yang akan dan yang telah dihafalnya. Harapannya sebagai aparat kepolisian cukup simpel namun sangat penting, yakni satuan yang menaunginnya dapat menegakkan kebenaran sehingga yang benar tetap disuarakan benar, dan yang salah tetap akan dikatan salah.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaDihukum Benturkan Dahi 800 Kali ke Meja, Siswa SMA Ini Muntah Darah
Berita berikutnyaIniloh Calon Gubernur DKI Dari Partai Gerindra