Dulu Berwajah Seram, Kini Ondel-Ondel Berwajah Cantik. Sudah Tahu Asal-Usulnya?


SURATKABAR.ID Selain dikenal sebagai budaya khas betawi, ondel-ondel  juga dikenal sebagai simbol Ibu Kota DKI Jakarta. Boneka setinggi dua meter ini akrab terlihat di berbagai perayaan besar, seperti acara pernikahan, hajatan, sunatan, hingga acara peresmian atau pembukaan.

Budayawan Betawi asal Kemayoran, Jakarta Pusat, Ahmad Suaip, menceritakan,  kemunculan ondel-ondel di Jakarta mulai diketahui dari buku harian pedagang Inggris bernama W Scott. Buku harian Scott menggambarkan boneka raksasa itu, dikutip dari Kompas.com Kamis (21/6/2018).

Bibirnya merah, matanya berbulu lentik, kulit wajahnya ada yang berwarna coklat muda. Pakaiannya bervariasi, ada yang mengenakan kain berwarna-warni, bahkan ada yang memakai batik. Itu merupakan gambaran ondel-ondel masa kini.

Ondel-ondel yang tubuhnya masih besar, tetapi wajahnya semakin cantik dan tidak seram saat dilihat. Namun, siapa sangka dulu ondel-ondel berwajah seram dengan mata terbelalak?

Baca Juga: Jadi Tradisi Rutin saat Lebaran. Sudah Tahu Asal-Usul Mudik? Kamu Ngga Akan Nyangka

“Dia menuliskan, ketika itu dia ke Batavia dan melihat ada arak-arakan boneka raksasa. Dia enggak mengerti itu apa namanya, dia hanya melihat ada iring-iringan boneka raksasa yang keliling kampung,” terang Suaip yang punya nama panggilan Davi, Rabu (20/6/2018).

Davi mengatakan, ketika itu masih abad ke-16. Boneka raksasa itu belum punya nama ondel-ondel seperti saat ini. Wajahnya pun seram-seram. Boneka raksasa itu dulunya dianggap sebagai penolak bala atau malapetaka. Wajahnya harus seram agar “si malapetaka” menjauh.

Lama kelamaan boneka raksasa itu disebut barongan karena wajahnya yang seram. Davi bercerita zaman dahulu orang yang masuk ke tubuh ondel-ondel harus menjalani ritual khusus.

Semakin bertambahnya tahun, wajah ondel-ondel berubah menjadi semakin cantik.

Davi tidak mengetahui tahun pastinya. Namun, dia ingat dulu mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin pernah berbicara kepada seniman Betawi.

“Anjurannya Bang Ali Sadikin kalau bisa wajahnya diperhalus, jangan seram. Biar anak-anak mau mendekat,” ujar Davi.

Davi mengatakan mungkin setelah itu ondel-ondel semakin banyak variasinya. Ondel-ondel semakin cantik dan jauh dari kesan menyeramkan.