Ajaib! Terbukti Ampuh, Pakaian Ini Dijamin Bisa Bikin Ular Anakonda Batal Mangsa Manusia


SURATKABAR.ID – Belakangan ini perhatian publik masih terpaku pada berita ular piton raksasa yang memangsa manusia dewasa di Sulawesi. Peristiwa mengerikan itu sebenarnya bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Sebelumnya juga pernah diberitakan ular piton yang memakan manusia.

Berbicara tentang ular piton raksasa yang berani melahap manusia bulat-bulat, rupanya ada jenis ular lain yang juga gemar menyantap mangsa berukuran besar. Ya, anakonda. Ular jenis ini bahkan dapat memakan manusia atau hewan berukuran besar lainnya tanpa kesulitan.

Dilansir dari laman Grid.ID, Selasa (19/6/2018), ada dua cara yang dilakukan anaconda sebelum ia menelan mangsanya secara utuh, yakni dengan melilit tubuh korban hingga lemas tak berdaya, baru kemudian melahapnya. Dan cara kedua adalah menelannya dalam keadaan hidup!

Hewan melata yang dapat tumbuh hingga mencapai 6 meter ini memiliki kemampuan untuk menghancurkan tulang manusia ketika melilitnya sebelum ia menelan korban bulat-bulat. Jika diibaratkan, tekanan dari lilitan anakonda mirip seperti ketika dada manusia ditimpa bus sekolah.

Jika orang lain tanpa pikir panjang akan menghindari ular jenis ini, tidak demikian dengan seorang pria yang justru balik menantang anakonda untuk melahapnya. Tindakan berbahayanya ditampilkan dalam reality show berjudul Eaten Alive.

Paul Rosie bahkan sengaja memancing anakonda penghuni Hutan Amazon untuk melahapnya hidup-hidup. Namun perlu diingat, bahwa aksi pria nekat ini bukan tanpa rencana sama sekali. Karena pria yang merupakan aktivis lingkungan sekaligus peneliti ini mengenakan snake proof suit.

Baca Juga: Heboh Ular Telan Manusia di Sulawesi, Panji Sang Petualang Beberkan 5 Faktor Penyebabnya

Snake proof suit sendiri merupakan baju pelindung yang sengaja dirancang untuk menangkal anakonda. Pakaian anti ular ini terdiri dari dua lapisan. Pada lapisan pertama, ada monitor kesehatan yang terhubung dengan Bluetooth. Alat ini bertujuan untuk memantau detak jantung dan napas si pemakai.

Lalu lapisan kedua, merupakan rompi yang dilengkapi dengan pendingin. Tujuan pending tubuh pada rompi canggih tersebut adalah untuk melindungi sang pemakai dari kemungkinan suhu tinggi ketika berada di dalam tubuh ular.

Meski terlihat seperti pakaian yang menghalangi si pemakai bergerak aktif, namun sebenarnya pakaian yang dilengkapi zirah rantai ini tetap memungkinakn pengguna untuk dapat bergerak bebas tanpa risiko terkena cairan asam perut ular.

Dan guna mengurangi tekanan lilitan anakonda sebesar 21 kg/cm persegi setara tubrukan dengan bus sekolah, Dr. Cynthia Bir, perancang snake proof suit yang juga merupakan biomedical engineer ini melapisi pakaiannya dengan carbon fiber.

Namun benarkah pakaian tersebut ampuh melindungi Rosolie dari anakonda? Lihat videonya di bawah ini: