Astaghfirullah! Boks Plastik Diantarkan Pria Misterius ke Musala Tengah Malam, Ketika Dibuka Isinya Bikin Bergidik


SURATKABAR.ID – Polda Kalimantan Selatan akhirnya ikut turun tangan menyelidiki penemuan boks yang dikirimkan seorang pria misterius ke Musala Al Musyarrofah di Desa Pemakuan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar pada Minggu (10/6) dini hari, sekitar pukul 00.30 WITA kemarin.

Warga yang penasaran dibuat geger usai nekat membongkar boks plastik tersebut yang ternyata berisi jenazah dengan kondisi tubuh yang sangat mengenaskan. Ketika diusut lebih lanjut, fakta-fakta di baliknya semakin membuat kehebohan.

Direktur Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan Kombes Sofyan Hidayat, seperti yang dilansir dari laman Grid.ID, membenarkan penemuan boks berisi mayat tersebut dan menyampaikan bahwa jajarannya turut turun tangan melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus ini.

“Iya, kita back up,” tutur Sofyan ketika dihubungi untuk dimintai konfirmasi terkait kasus penemuan mayat dalam boks plastik di area depan mushala, seperti yang dikutip dari laman Grid.ID pada Senin (11/6/2018).

Awal Penemuan

Zulkifli (18), seorang saksi mata menyampaikan bahwa ketika itu ada seorang pria yang usianya diperkirakan sekitar 40-an. Pria tersebut datang dengan mengendarai sepeda motor bebek. Setibanya di musala, ia lantas menurunkan bawaannya, yakni boks plastik berwarna putih dengan tutup biru.

Baca Juga: Asyik Bermain Pasir di Pantai, Seekor Anjing Malah Dapat Mayat. Kondisinya Mengenaskan!

Saat itu jam menunjukkan sekitar pukul 00.30 WITA, Zulkifli bersama sejumlah jamaah musala tengah tadarus bersama. “Laki-laki itu berjabis, kemudian menitip boks. Saat ditanya isinya apa, laki-laki itu menjawab isinya pakaian,” terang Zulkifli.

Usai menitipkan boks tersebut, si pria pamit untuk pulang mengambil telepon genggamnya yang tertinggal. Sempat tak merasa curiga, Zulkifli dan teman-temannya semakin penasaran. Lantaran hingga salat subuh usai, pemilik boks tersebut tak kunjung kembali.

“Karena orang itu belum kembali, jadi orang tua di kampung sini berinisiatif membuka boks tersebut,” jelas Zulkifli yang kemudian melaporkan penemuan tersebut ke Ketua RT Pambakal yang selanjutnya dilaporkan ke Polsek Sungai Tabuk.

Kondisi Korban Diikat

Sebelumnya polisi sempat menduga bahwa mayat dimutilasi, namun setelah ditelusuri ternyata tubuh di dalam boks tersebut diikat. “Korban bukan dimutilasi, tapi diikat dan dimasukkan ke boks kontainer,” ungkap Sofyan.

Dugaan KorbanPembunuhan

Menurut penjelasan penjaga kamar jenazah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, korban belum lama meninggal. Hal tersebut dilihat dari kondisi tubuh yang belum kaku sehingga masih bisa dimasukkan ke dalam boks.

“Ini mayatnya abru aja kayaknya. Tadi mayatnya ada di dalam boks warna putih agak besar. Dan ini tadi tubuhnya masih belum kaku. Kalau sudah kaku, dia tidak bisa lagi dimuat di dalam kotak. Perkiraan tadi malam inipembunuhannya,” tutur sang penjaga kamar mayat.

Terungkapnya Identitas Mayat

Identitas mayat yang diantarkan oleh Kriminal Umum Polda Kalsel ke RSUD UlinBanjarmasin pada Minggu (10/6), pukul 08.30 WITA ini diketahui Linda Wati, warga Anjir Serapat Timur km 14 Kapuas Timur berusia 32 tahun.

“Betul, jadi untuk sementara pihak keluarganya sedang di perjalanan menggunakan Unit KGE Anjir menuju kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin,” terang Diky, anggota KGE Kalimantan Selatan ketika dikonfirmasi.

Warga Gelar Tahlil dan Salat Hadiah

Dan terkait penemuan sesosok mayat wanita dalam boks di depan musala, warga Pemakuan Laut berencana akan melaksanakan salat hadiah serta pembacaan tahlil. “Insya Allah akan ada salat hadiah dan pembacaan tahlil untuk korban, rencananya setelah salat tarawih,” pungkas Zulkifli.